Thursday, February 23, 2017

Oregano, Bumbu Dapur Asli Italia Yang Bikin Tubuh Sehat Luar Dalam

Ilustrasi oregano.Sumber photo:merdeka
Selama ini oregano dikenal sebagai salah satu bumbu masakan Italia. Selain menambah rasa, oregano juga dapat menambah aroma makanan.

Namun tahukah kamu bahwa ternyata oregano juga dapat menyehatkan tubuh?

Dilansir dari timesofindia.com, oregano mengandung zat bernama alexipharmic,appetiser, dan laxative. Ketiga Zat ini dapat mengobati berbagai macam penyakit mulai dari pilek, demam, sakit pencernaan, bahkan hingga nyeri menstruasi. Selain itu, oregano juga dapat digunakan untuk menenangkan saraf dan mual.

Tidak hanya itu, oregano juga ampuh untuk mengobati luka akibat gigitan ular dan serangga. Asam rosmaric yang terkandung di dalamnya dapat meredakan pembengkakan dan peradangan akibat gigitan tersebut.

Daun segar oregano pun memiliki kandungan minyak atsiri yang berfungsi sebagai zat karminatif. Zat ini dapat berperan sebagai zat anti bakteri dan zat antioksidan yang dapat melawan radikal bebas di dalam tubuh.

Oleh karena itu, jangan buang bubuk oregano di dalam pizza dan spaghetti favoritmu. Kandungan berbagai macam zat di dalamnya dapat meningkatkan kesehatan tubuhmu. 


Sumber:merdeka

5 Langkah Mudah Merawat Kaki agar Lebih Bersih dan Sehat

ilustrasi

Permasalahan bau kaki atau kaki lelah setelah seharian beraktivitas, sering dialami oleh setiap orang. Tentunya permasalahan tersebut sangat mengganggu penampilan, bukan? Untuk itu, Anda perlu merawat kaki setiap hari agar tetap bersih dan sehat.

Melansir dari laman Brightside.me, Kamis (23/2/2017) ada 5 langkah sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah kaki tersebut. Yuk, ikuti tipsnya berikut ini!

1. Untuk menghilangkan kaki lelah sehabis beraktivitas seharian, coba rendam kaki dalam air hangat selama 3 menit. Kemudian, lanjutkan dalam air dingin selama 1 menit. Alternatif lain, Anda juga bisa secara bergantian merendam kaki dalam air hangat dan dingin selama 15 menit.

2. Krim wajah dapat digunakan untuk melembapkan kulit pada kaki Anda, lho! Coba oleskan krim pada bagian tumit sebelum tidur. Lihat hasilnya di pagi hari, kulit kaki Anda akan terasa lebih lembut.

3. Ambil potongan buah nanas atau kulit buah kiwi untuk membuat tumit lebih halus. Gosok selama 5 menit, kemudian bilas dengan air hingga bersih dan lanjutkan dengan mengoleskan lotion.

4. Untuk menghindari infeksi jamur pada kuku kaki, jagalah kebersihannya. Jangan lupa untuk sering menggunting kuku kaki, menghilangkan kulit mati dan rajinlah mengganti kaus kaki setiap hari.

5. Lakukan pijat kaki untuk menghilangkan stres dan rasa lelah. Gunakan kedua tangan untuk memijat kaki mulai dari pergelangan kaki hingga ke bagian jari-jari kaki Anda.

Selamat mencoba!




Sumber : Liputan6

Keluarga Siti Aisyah Batal Temui Kepala BNP2TKI

Ibunda Siti Aisyah, memperlihatkan foto anaknya. sumber photo:viva
Keluarga Siti Aisyah, wanita yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Un, kabarnya siang ini, Kamis 23 Februari 2017 akan mendatangi Kantor Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di Pancoran, Jakarta Selatan.

Mereka berencana untuk menemui Kepala BNP2TKI, Nusron Wahid. Namun, rencana itu batal. Hal itu lantaran pihak keluarga yang membatalkan.

"Mereka (yang membatalkan), sebab mereka bukan TKI (Tenaga Kerja Indonesia)," kata Nusron saat dikonfirmasi, Kamis 23 Februari 2017.

Rencana awalnya, keluarga Siti bermaksud meminta pendampingan dan bantuan hukum oleh pemerintah atas kasus hukum yang saat ini dituduhkan kepada Siti Aisyah, yakni kasus pembunuhan Kim Jong-Nam. Namun demikian, Nusron memastikan hal itu tidak jadi.
"Nggak jadi, ya nggak jadi," tutur Nusron.

Nama Siti Aisyah, warga Serang Banten ini mendadak diperbincangkan publik usai disangka terlibat dalam pembunuhan seorang warga negara Korea Utara bernama Kim Jong-nam di Malaysia.

Jong-nam diketahui merupakan saudara tiri dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

Lelaki ini konon memang sudah beberapa kali menjadi incaran, namun selalu lolos. Sebab itu, ketika kemudian ia dinyatakan tewas, yang diduga akibat aksi dua orang perempuan di bandara Malaysia, kabar ini merebak cepat dan menggegerkan.

Siti Aisyah kini ditahan pihak Kepolisian Diraja Malaysia atas tuduhan terlibat pembunuhan Kim Jog-nam. Siti ditahan dengan pengamanan ekstra ketat di Cyber Jaya Kuala Lumpur. Pemerintah Indonesia terus mengupayakan akses kekonsuleran dan pendampingan hukum terhadap warga Serang, Banten itu.


Sumber:viva

Parah, Lindsay Lohan Diminta Lepas Hijab Di Bandara


Lindsay Lohan.


     Lindsay Lohan kembali diperlakukan secara tidak adil gara-gara ketertarikannya kepada Islam. Belum lama ini, penyanyi yang akrab disapa Lilo itu diminta untuk melepas hijab yang dikenakannya ketika sedang berada di bandara.

Peristiwa tak menyenangkan itu terjadi saat dia sedang di bandara New York. Petugas bandara yang memeriksanya langsung menghentikan bintang film Mean Girls tersebut dan memintanya melepas hijab yang menutup kepalanya.

“(Petugas) membuka passportku dan melihat ‘Lindsay Lohan’ dan langsung meminta maaf, tapi kemudian bilang, ‘Tolong lepas penutup kepalamu,’” cerita Lilo di Good Morning Britain yang dilansir NBC News, Rabu (22/2/2017).

Sejak dua tahun terakhir, Lilo memang sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap Islam dan mengaku sempat dikucilkan dari lingkungannya saat masih tinggal di Amerika.

Meski begitu, perlakuan tak menyenangkan itu tidak mengurungkan niatnya untuk belajar tentang Islam lebih dalam, bahkan dirinya pun mulai belajar membaca Alquran.

Dalam wawancara belum lama ini, Lilo mengaku merasa tenang saat belajar Islam  dan membaca Alquran. Ia bahkan meng-install sebuah aplikasi khusus agar bisa tetap mendengarkan ayat-ayat Alquran dimana pun dia berada.

Sumber : okezone

Merintis Bisnis Kuliner

Destiya Wulaningsih. sumber photo:sindonews
Mumpung masih muda, mulailah berwirausaha. Itulah motto hidup Destiya Wulaningsih. Mulai dari nol, Desty, sapaan akrabnya, mencoba menata jiwa bisnis yang dia impikan.

Salah satunya, merintis bisnis kuliner berupa produk olahan buah durian. Tak dipungkiri memang, Kota Yogyakarta yang memiliki kemajemukan masyarakat menjadi pasar menjanjikan bagi bisnis kuliner yang terkesan tiada matinya.

"Dari kalangan rumah tangga, anak muda, hingga mahasiswa dan pekerja. Mereka pasar sangat potensial," kata Desty, saat dilansir dari  Koran Sindo Yogya.

Desty memutuskan menjual produk olahan durian karena menurutnya belum banyak pesaing. Tak tanggung-tanggung, Desty mendatangkan langsung durian dari Sidikalang, Medan. Berdasarkan berbagai masukan dan referensi, durian dari daerah tersebut terkenal berkualitas bagus.

Olahan kreasinya mampu menghasilkan produk pancake durian, durian kupas, dan daging durian. "Mulai dari situ, banyak respons dari kalangan pencinta durian yang bisa menikmati durian tanpa mengenal musim," sebutnya.

Meski sebagai pemain baru di dunia kuliner, Desty melihat peluang usaha yang dilakoni bersama suaminya itu cukup menjanjikan.

Naluri bisnisnya mulai berkembang, dia lantas mencoba berkreasi mengembangkan produk olahan lain berbahan durian. Tak hanya pancake durian, dia kini membuat es krim durian dan kue-kue yang berbahan dasar buah durian.

"Kebetulan saya juga sangat hobi memasak. Jadi kenapa tidak, mengembangkan produk lain," imbuhnya yang masih fokus menjajakan produk melalui online tersebut.


Sumber:sindonews

Viral, Aksi Pasukan Oranye Menyelam dalam Got Buat Netizen Takjub

Pasukan Oranye di Banjir Jakarta



    Hujan lebat tak henti yang mengguyur Jakarta beberapa hari belakangan tak pelak membuat sungai-sungai meluap. Meski tidak separah dulu, banjir Jakarta yang terjadi di beberapa tempat tetap saja membuat warga mengungsi.

Satuan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), atau lebih dikenal dengan Pasukan Oranye, bekerja keras menangani banjir Jakarta. Got-got yang tersumbat oleh sampah dikeruk dan dibersihkan. Beberapa got dibersihkan dengan cara manual karena sempitnya got.

Sebuah video pasukan oranye viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat aksi heroik PPSU yang tidak diketahui namanya menyelam ke dalam got untuk mengambil sampah.

Yang membuat netizen berdecak kagum adalah petugas tersebut tidak memakai peralatan pengaman sama sekali. Padahal, got tersebut airnya sangat hitam dan terlihat dalam.

Video yang diunggah akun Facebook Irfan Jussadi tersebut telah ditonton lebih dari 650 juta kali dan dibagikan lebih dari 18 ribu kali hingga sekarang. Netizen yang melihat hal tersebut memuji, mendoakan, serta berterima kasih atas kerja keras Pasukan Oranye dalam menangani banjir.

"Masih mau ngetawain banjir ibukota? Lihat bagaimana upayanya. Doa terbaik buat selluruh crew yang sudah peduli," tulis akun Agung Subroto.

"Merekalah pejuang dan pahlawan sesungguhnya....beda ama yg duduk manis di Senayan, semua terpenuhi....buat pasukan orange tetap jaga kesehatan itu lebih penting, seharusnya pakai cara lain tidak harus nyelam di bawah air comberan...kasihan banget," kata akun Theja Pangestu Limtie.

"Sungguh Angkat topi n full respect buat pasukan orange, totalitas seperti ini harus mendapatkan kesejahteraan yg baik dan kita harus membantu meringankan kerja mereka dengan merubah mental kita untuk tidak membuang sampah sembarangan," ujar akun BeMz Berman.






Sumber : Liputan 6

Malaysia Duga Siti Aisyah Pembunuh Terlatih, Korut Tak Percaya

Siti Aisyah, 25, wanita asal Serang, Indonesia, jadi tersangka pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.sumber photo:sindonews
Kepolisian Diraja Malaysia menduga kedua wanita yang jadi tersangka pembunuhan Kim Jong-nam, 46, kakak tiri diktator Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, merupakan pembunuh terlatih. Kedua wanita itu adalah Doan Thi Huong, 28, asal Vietnam dan Siti Aisyah, 25, asal Indonesia.

Tapi, Pemerintah Korut tidak percaya dengan pernyataan Kepolisian Diraja Malaysia. Korut merasa ada yang aneh, karena polisi Malaysia belum menemukan bukti dari para tersangka meski sudah 10 hari para tersangka ditahan.

Kepala Polisi Diraja Malaysia Khalid Abu Bakar dalam konferensi pers hari Rabu mengatakan Doan dan Siti mendapat perintah dari orang Korut. ”Ya, tentu saja mereka tahu,” kata Khalid ketika ditanya apakah kedua wanita tersebut menyadari rencana untuk membunuh Kim Jong-nam.

”Saya pikir Anda telah melihat videonya, kan? Wanita itu bergerak menjauh dengan tangannya ke arah kamar mandi,” ujar Khalid. ”Dia sangat menyadari bahwa itu adalah beracun dan bahwa dia harus mencuci tangannya,” lanjut dia mengacu pada Doan dan Siti.

Kedua wanita tersebut, sambung Khalid, telah dilatih untuk menghapus toksin yang tidak diketahui di wajah hanya dengan menggunakan tangan mereka.

Menurutnya, seorang warga Korut—yang diduga dalang pembunuhan Kim Jong-nam—diduga menempatkan racun di tangan Doan dan Siti sebelum pembunuhan terjadi. Selanjutnya, mereka mencuci tangannya setelah beraksi.

”Mereka menggunakan tangan kosong,” ujar Khalid. ”Kami tidak tahu apa jenis bahan kimia yang digunakan,” paparnya.

Kim Jong-nam, tewas di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari lalu saat ia sedang bersiap untuk naik pesawat ke Macau, China. Dalam rekaman CCTV, Siti terekam mengalihkan perhatian korban dari depan. Sedangkan Doan menyerang dari arah belakang korban dengan cairan yang diduga racun.

Namun, Pemerintah Korut melalui Kedutaan Besar-nya di Kuala Lumpur tidak percaya Kim Jong-nam tewas akibat racun. Korut juga tak percaya Siti dan Doan merupakan pembunuh terlatih untuk menargetkan Kim Jong-nam.

Korut telah meminta Malaysia membebaskan tiga tersangka, yakni Doan, Siti dan seorang warga Korut, Ri Jong-chol.

”Sudah 10 hari sejak peristiwa itu terjadi, namun polisi Malaysia belum menemukan bukti dari tersangka yang ditangkap,” kata Kedutaan Besar Korut, itu dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh seorang pejabat tak dikenal, pada hari Rabu, yang dikutip Reuters, Kamis (23/2/2017).

”Malaysia telah melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV yang dirilis ke publik, (yang menunjukkan) bahwa tersangka perempuan telah memulas racun di wajah korban dengan tangan mereka sendiri.

”Lalu, bagaimana mungkin bahwa tersangka perempuan bisa hidup setelah insiden tersebut?,” lanjut pernyataan Kedutaan Besar Korut.

”Ini berarti bahwa cairan yang mereka pulas bukan racun dan ada penyebab lain dari kematian mendiang,” imbuh pihak kedutaan


Sumber:sindonews

Jangan Dikupas, Kulit Buah Juga Bagus untuk Kesehatan

Sawo

Mengonsumsi buah segar baik untuk kesehatan fisik dan mental kita. Karenanya banyak ahli menyarankan untuk mengonsumsi buah-buahan segar selain sayuran. Namun terkadang kita melakukan kesalahan kecil yang berdampak besar ketika mengonsumsi buah-buahan tersebut.

Mengupas buah adalah kekeliruan yang kita lakukan ketika ingin mengonsumsi beberapa jenis buah segar. Beberapa buah menyimpan nutrisi dalam kulit maka suatu kesalahan fatal jika kita mengonsumsinya setelah dikupas.

Buah apa saja yang sebaiknya dinikmati tanpa dikupas kulitnya? Berikut daftarnya, dilansir dari laman Times of India, Senin (20/2/2017).

Apel

Buah populer ini kaya antioksidan dan fitonutrien. Tak banyak yang sadar bahwa apel harus dikonsumsi bersama kulitnya. Kandungan antioksidan pada kulit apel membantu melawan penyakit Alzheimer serta masalah degeneratif lainnya.

Kulit apel juga paling banyak serat dan vitamin yang baik bagi kesehatan tubuh. Kulit apel mengandung senyawa yang disebut triterpenoid yang menurunkan risiko kanker.

Pir

Seperti apel, kulit buah pir juga bisa langsung dinikmati bersama buahnya karena kaya serat dan nutrisi. Kulit pir mengandung antioksidan dan fitonutrien anti-inflamasi.

Sawo

Buah berkulit cokelat ini memiliki banyak manfaat kesehatan ketika dikonsumsi bersamaan dengan kulitnya. Kandungan vitamin pada kulit sawo baik untuk kesehatan saluran mukus.

Kulit sawo juga membantu sistem pencernaan jadi lebih baik karena kaya potassium, zat besi, folat, dan asam pantotenik.

Plum

Nah, buah yang satu ini membantu menghalau kecemasan. Plum harus dimakan beserta kulitnya karena mengandung antioksidan asam klorogenik juga merupakan sumber terbaik vitamin C.

Plum cocok untuk meredakan konstipasi dan masalah pencernaan jika dimakan beserta kulitnya.

Kiwi

Kulit kiwi yang seperti berbulu membuat kita selalu mengupasnya sebelum dimakan. Padahal kulit kiwi bisa dikonsumsi dan membuatnya semakin bernutrisi.

Memakan kiwi beserta kulitnya meningkatkan asupan serat hingga tiga kali lipat. Kulit kiwi mengandung vitamin C lebih tinggi.

Mangga

Nah, sama seperti kiwi, mangga pun selalu disajikan dengan dikupas kulitnya. Faktanya kulit mangga membantu membakar lemak dan mengurangi produksi sel lemak.

Kulit mangga juga mengandung karotenoid, polifenol, omega-3, omega-6, dan asam lemak tak jenuh yang membantu memerangi kanker, diabetes, serta gangguan jantung. Kulit mangga bisa dikonsumsi langsung atau dengan cara dimasak beserta daging buahnya.




Sumber : Liputan6

Oknum Sekdes di Jember Dituding Tipu TKW

Suliono bersama istri saat menunjukkan surat perjanjian utang piutang oknum sekdes.sumber photo:jatimtimes

Khosioedah (50), TKW asal Dusun Kalisanen, Desa Curah Takir, Kecamatan Tempurejo, Jember, merasa ditipu oleh oknum AS yang juga sekdes di wilayah Kecamatan Tempurejo. Suliono (38) yang tidak lain menantu Khosioedah mengatakan bahwabaksi penipuan ini terjadi sekitar tiga tahun lalu, saat istri sekdes tersebut menjadi calon anggota legislatif DPRD Jember tapi tidak jadi.

“Saya sudah berusaha mencoba untuk menagih uang tersebut, tapi tidak pernah berhasil. Malah Pak Carik (sekdes) mengalihkan alibi kalau ia juga ditipu temannya,” ujar Suliono kepada sejumlah wartawan, Selasa (21/2/2017)

Menurut Suliono, pada tahun 2013 lalu, istri AS maju menjadi salah satu calon legislatif, dan meminjam uang ke mertuanya sebesar Rp 60 juta yang diberikan dua kali secara bertahap, “Awalnya mertua saya ingin mencari lahan untuk disewa dan AS siap membantu, tapi ternyata lahan yang ditunjukkan tidak cocok. Lalu dia datang lagi ke rumah bersama dengan beberapa temannya untuk pinjam uang Rp 50 juta dengan alasan untuk biaya pencalegan istrinya. Saat itu AS berjanji kalau uang itu akan dikembalikan satu minggu lagi kalau dana dari pusat turun,” cerita Suliono.

Suliono menambahkan, setelah AS menerima uang Rp 50 juta, tidak sampai seminggu datang lagi ke rumahnya untuk pinjam uang lagi sebesar Rp 10 juta, “Saat itu dibuatlah perjanjian utang piutang bermaterai. Cuma herannya Pak Carik hanya menjadi saksi. Sedangkan yang tanda tangan di atas materai orang lain. Tapi kami tidak curiga karena kami melihat jabatan dia sebagai carik,” ujar Suliono.

Kecurigaan semakin muncul saat AS ditagih mengenai uang tersebut selalu menghindar. Kecurigaan ini diperkuat ketika AS mengatakan kepada keluarga Khosioedah bahwa dirinya juga ditipu oleh temannya. “Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak ke ranah hukum asal Pak Carik ada iktikad baik,” ucap Suliono.

Sementara AS saat dihubungi media ini melalui sambungan telepon tidak diangkat. Namun saat di-SMS, dia mengatakan bahwa dirinya juga korban penipuan temannya yang menggunakan uang tersebut.

“Yang pinjam itu orang ring satunya Hj A caleg asal Lumajang. Kebetulan nomor urutnya sama dengan istri saya dan satu dapil. Lebih jelasnya ketemuan saja. Maaf dua hari ini saya lagi acara pernikahan keponakan. Dan dalam hal ini saya hanya saksi. Peminjam yang sebenarnya adalah Pak Fajar, Pak Iqbal dan langsung diterima oleh Haji Belian Tia,” ujar AS.


Sumber:jatimtimes

Hampir Sebulan 10 Jasad Korban Kapal TKI Karam Belum Dikenali

Evakuasi jasad TKI korban kapal karam

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) kembali mengidentifikasi empat jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) korban kapal karam di perairan Johor, Malaysia, pada 23 Januari 2017.

"Tim DVI Polda Kepri berhasil mengidentifikasi kembali empat jenazah TKI speed boat temgelam di Tanjung Leman, Mersing, Johor, Malaysia," ucap Kapolda Kepri Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Sam Budigusdian di Rumah Sakit Bhayangkara, Batam, Selasa, 21 Februari 2017.

Menurut Sam, keempat jenazah TKI itu terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan dewasa. Mereka adalah Mat Jumadin, pria asal Sampang, Madura, Tarsysiuk Mauk, laki-laki warga Kecamatan Nanaet Dua Besi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Marlinda Sere, perempuan warga Kabupaten Ende, NTT, dan Khalimah, wanita asal Banyuates, Sampang, Madura.

"Jenazah-Jenazah ini kami masih koordinasikan dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Yang jelas segera dipulangkan agar bisa dikuburkan dengan layak oleh keluarga," kata Sam.

Sementara itu, Ketua Tim DVI Polda Kepri AKBP Djarot Wibowo mengatakan, sisa jenazah yang belum diketahui identitasnya sebanyak 10 orang.

"Sebelumnya, RS Bhayangkara menerima 20 jenazah korban kapal tenggelam, enam sudah teridentifikasi dan sudah diserahkan pada pihak keluarga," ujar Djarot kepada Liputan6.com, Rabu (22/2/2017).

Minimnya postmortem seperti data gigi (dental record) dari jasad korban membuat tim DVI kesulitan. "Jenazah pada saat diterima, usai peristiwa terjadi sudah dalam kondisi rusak parah membuat sulit untuk mengIdentifikasi," sebut dia.

Namun, Tim DVI Polda Kepri akan terus berkordinasi denga Kepolisian Malaysia untuk mengumpulkan data properti yang telah ditemukan pada saat kejadian. Ia menambahkan, dari 10 jenazah korban yang belum diketahui identitasnya sedang menunggu informasi data postmortem dari Malaysia dah keluarga korban yang melapor.

"Sebenarnya tim DVI tidak ada batas waktu untuk menghentikan identifikasi, jika masih tidak mendapatkan data penunjang dalam sebulan ke depan akan bekerja sama dengan dinas sosial," Ketua Tim DVI Polda Kepri memungkasi.

Kapal pengangkut TKI karam di perairan Pantai Tanjung Leman, Mersing, Johor, Malaysia, pada Senin, 23 Januari 2017. Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S Irawan mengatakan informasi kapal karam diterima di ruang kendali utama (RKU) WFQR Lantamal IV Tanjungpinang dari ILO Malaysia.

Kapal kayu itu diduga membawa TKI ilegal yang berangkat dari Tanjung Bemban, Batam, menuju Malaysia.

"Berita mengenai tenggelamnya kapal pengangkut TKI ilegal tersebut diterima oleh MRSC Johor sekitar jam 09.15 waktu setempat, di mana DM7 Tanjung Sadeli menginformasikan bahwa mereka telah menerima laporan dari masyarakat setempat tentang adanya sebuah perahu yang karam," kata Irawan melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Selasa, 24 Januari 2017.

Awalnya, petugas setempat menemukan sembilan jenazah korban kapal TKI karam yang terdiri dari dua laki-laki dan tujuh perempuan. Jasad mereka terdampar di pantai perairan Tanjung Leman, Mersing, yang berjarak kurang lebih 90 kilometer dari Johor Baru, Malaysia.





Sumber : Liputan6