5 Kondisi Kesehatan Yang Membuatmu Tak Boleh Makan Pepaya

ilustrasi
Pepaya atau yang memiliki nama ilmiah Carica Papaya merupakan buah tropis Indonesia. Dalam setiap 100 gram pepaya mengandung 43 kalori, vitamin C, serta asam folat.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Pepaya bisa dikonsumsi secara langsung atau diolah menjadi bahan dari es buah. Meski buah ini tinggi zat antioksidan dan nutrisi penting lainnya, ada beberapa penyakit atau gangguan kesehatan yang membuatmu harus menghindari konsumsi buah ini.

Apa saja gangguan kesehatan yang membuatmu tidak boleh makan pepaya? Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah daftarnya.

1. Kehamilan

Mengonsumsi pepaya, terutama pepaya yang belum terlalu matang sangat diharamkan bagi para wanita hamil. Sebabnya mengonsumsi pepaya jenis ini saat hamil akan menyebabkan keguguran.

"Pepaya mentah mengandung lateks yang diketahui bisa memicu kontraksi uterus yang pada gilirannya akan menyebabkan keguguran," terang penelitian ini.

2. Masalah pernapasan

Pepaya mengandung enzim yang disebut dengan papain. Papain merupakan alergen kuat sehingga dapat memperburuk masalah pernapasan yang sedang kamu alami. Oleh karena itu jika kamu sedang menderita demam, asma, atau sesak napas, sebaiknya hindari mengonsumsi buah ini.

3. Batu ginjal

 Pepaya sangat tinggi akan vitamin C, zat alami yang memainkan peranan penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun jika kamu terlalu banyak mengonsumsi vitamin C, maka akan semakin memperparah pembentukan batu ginjal yang ada di dalam tubuh.

4. Masalah pencernaan

 Saat kamu sedang memiliki masalah yang berhubungan dengan pencernaan, maka hindari makan pepaya. Sebabnya kandungan papain yang ada di dalam pepaya akan membuat sakit perutmu makin parah.

5. Gula darah rendah

 Jika gula darah dalam tubuhmu rendah, kurangi makan pepaya. Karenanya makan pepaya terutama jika dalam jumlah banyak akan membuat gula darah makin menurun.

Buah pepaya memang lezat dan sangat bergizi. Namun jika kamu sedang menderita masalah kesehatan di atas, maka hindari untuk mengonsumsinya.


Sumber:merdeka
Powered by Blogger.