6 Tahun Berselingkuh Dengan Pejabat, Ingin Balik Usai Suami Sukses



Ilustrasi


   

      Dalam kondisi terpuruk, istrinya sebut Sephia, 37, menghinatinya dengan alasan suaminya, Donwori, 38, terlalu sibuk kuliah kuliah dan bekerja.





Sampai akhirnya, Sephia memutuskan mau menjadi istri siri kedua seorang pejabat di Jawa Timur sebut namanya Donjuan, 57.

Umi Hany Akasah - Radar Surabaya

Berakit-rakit kehulu berenang renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, kini Donwori merasakan kebahagian usai harus menahan sakit hati karena ulah istrinya.

Dalam proses talak cerai yang hampir berlangsung selama enam bulanan, Donwori menyatakan sudah ingin menyelesaikan persoalan rumah tangganya dengan Sephia.

Dia sudah tidak mencintai istri yang memberinya satu putra tersebut.

Selain sudah sangat sakit hati dengan Sephia, Donwori mengaku ingin segera mengabdi dan mengajar di kampus baru di Kalimantan Timur.

"Makanya saya kebut ini, Mei akhir saya sudah harus di Tarakan, alhamdulillah anak memilih ikut dengan saya. Sudah saya tanya kenapa enggak mau ikut mama? katanya mama cerewet dan enggak mau mengurusnya," jelas Donwori di sela sela sidang talak cerainya di Pengadilan Agama (PA), klas 1A Surabaya, 

Tampil rapi dengan hem garis garis serta celana hitam, Donwori menyatakan dirinya merasa sangat lega usai mendaftarakn talak cerainya beberapa bulan lalu.

Pasalnya, keinginan untuk menceraikan istrinya itu sudah ia inginkan sejak istrinya menghinanya.

Sephia menyatakan kalau suaminya tidak jantan dan tidak bertanggung jawab lantaran tidak bisa menuruti berbagai permintaannya.

"Mau gimana lagi? waktu itu saya masih sekolah sudah terlanjur dapat beasiswa LPDP jadi kerjaan juga gajinya dipotong sama kantor, ya emang harus tirakat kan?," jelasnya seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Rabu (10/5).

Akan tetapi, Sephia terlalu banyak menuntut sampai akhirnya ia berani menyatakan sudah menjadi selingkuhan Donjuan.

Sakitnya sungguh teramat pedih dan menusuk hati. Meski demikian, Donwori belum berani menceraikan istrinya karena sang anak masih bayi.

Donwori juga sibuk kuliah dan kerja di Jakarta sehingga tidak sempat mengurus perceraiannya.

"Saya engga mau kerjaan dan kuliah terganggu gara-gara ngurusian cerai, ya saya biarin dan fokus dengan kuliah, kadang eleng elengen tapi berusaha melupakan," jelas pria yang tinggal di kawasan Pegirikan Surabaya tersebut.

Meskipun Sephia seringkali menghina dan membandingkannya dengan Donjuan, Donwori berusaha sabar sampai akhirnya dia bisa menyelesaikan studi S3 nya.

"Berat-berat banget, belum susu anak dan saya hampir tiap hari puasa ya karena enggak punya uang untuk makan, alhamdulillah sekarang mau mengabdi ke daerah. Saya sedari kecil sangat pengen mengabdi di desa desa begitu" jelasnya. 

Sementara itu, Sephia menyatakan akan berusaha mempertahankan mahligai rumah tangganya.

Pasalnya, selama ini hanya memanfaatkan Donjuan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya, ia pun tidak pernah merasakan sayang maupun cinta kepada Donjuan.

"Dipikirlah. Kebutuhan banyak, suami enggak bisa ngirim banyak. Kerja saya juga enggak bisa, gak papa juga kan jadi pacar pura pura orang. Toh endingnya saya enggak sama dia kan," ketusnya.






Sumber : JPNN
Powered by Blogger.