BP3TKI Lampung Antarkan Jenazah Almarhum Kosilawati kepada Keluarganya

sumber photo:saibumi
Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Lampung bersama Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi Lampung serta perwakilan cabang PPTKIS yang memberangkatkan telah menyerahterimakan jenazah TKI Kosilawati (38) kepada saudara Fartoni selaku suami almarhumah di rumah duka, Kampung Karang Jaya Lk I RT 11 Kel. Karang Maritim, Kec. Panjang Kota Bandar Lampung pada Minggu, 28 Mei 2017 pukul 19.15 WIB.

 https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Sesuai dengan surat keterangan dari KBRI Kuala Lumpur, Kosilawati (AT 458553) meninggal dunia pada kamis (25/04) pukul 13.30 WIB dengan sebab kematian Massive Subarachnoid Haemorrhage. Almarhumah berangkat secara prosedural sejak 2015 melalui PT. Bidar Putra Sukses dan akan berakhir kontraknya pada Agustus 2017.

Kasubbag Tata Usaha BP3TKI Lampung, Kaswarudin mewakili Kepala BP3TKI Lampung menyampaikan pernyataan belasungkawa yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. “Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat menerima dengan lapang dada, ini sudah ketetapan, semuanya sudah tercatat di Lauhul Mahfudz,” ucapnya ketika memberikan santunan kepada ahli waris dalam rilis kepada Saibumi.com.

Mengenai haknya sebagai TKI, BP3TKI Lampung terus mengawal pencairan asuransi TKI kepada ahli waris, adapun jumlah santunan dengan risiko meninggal dunia sesuai peraturan sebesar Rp80 juta yang terdiri dari santunan Rp75 juta ditambah santunan pemakaman Rp5 juta.

Pemerintah mewajibkan setiap TKI yang bekerja di luar negeri diikutsertakan dalam program asuransi TKI yang bertujuan agar jika terjadi risiko, TKI mendapat kompensasi dan hak-haknya terlindungi. Sebagai informasi, manfaat yang didapat mencakup setiap permasalahan sejak pra, masa hingga menjadi purna TKI, risiko yang ditanggung asuransi tidak hanya kematian, kecelakaan, atau sakit tapi bahkan risiko di-PHK, gaji tidak dibayar, serta risiko yang terjadi diperjalanan saat kepulangan dari airport ke rumahnya.

Sumber:saibumi

No comments

Powered by Blogger.