Lagi, 40 TKI Korban Perdagangan Orang Dipulangkan Via Soetta


   
Ilustrasi
       Sekitar 40 orang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga korban human trafficking atau tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dipulangkan KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka dipulangkan melalui Bandara Soekarno Hatta, Rabu (3/5) lalu.

Koordinator Pusat Bantuan Hukum Buruh Migran (PBHBM) M Saleh mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima ke-40 WNI tersebut tiba di Bandara Soekarno-Hatta (BSH) pukul 10.45 WIB menggunakan pesawat Air Asia QZ-203. 
Setelah dilakukan pendataan selanjutnya, mereka dibawa ke RPTC Kemensos RI untuk dilakukan pemeriksaan mendalam terkait keterlibatan pihak-pihak dalam kasus TPPO tersebut.
Saleh menyebutkan, dari 40 WNI korban TPPO, 13 orang diantaranya berasal dari NTB. Mengenai keberadaan para WNI tersebut, Saleh mengatakan, belum tahu persis seperti apa kasusnya. 
Mereka akan dikirim ke mana dan digagalkan di mana. Tetapi setelah mengonfirmasi hal itu ke BP3TKI Mataram, mereka membenarkan pemulangan WNI tersebut. ”Kami belum bisa memberikan keterangan secara detailnya,” ujar Saleh seperti ditulis Lombok Pos (Jawa Pos Group), Minggu (7/5).
Saleh mengatakan,  pemerintah daerah baik   kabupaten maupun provinsi harus melakukan refleksi. Sebab masih adanya upaya perdagangan orang dengan kedok menjadi TKI ke luar negeri. 
Terhadap 13 WNI asal NTB itu, ia berharap segera dikembalikan ke rumahnya masing-masing. Dengan catatan tidak hanya PPTKIS dan calo yang dikenakan sanksi. Akan tetapi juga harus menjadi bahan evaluasi dari Dinas Tenaga Kerja di provinsi dan kabupaten/kota.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB H Wildan juga membenarkan hal. Dia mengatakan, mendapatkan informasi ini pada Rabu (3/5) lalu. Saat ini mereka sedang ditangani oleh Dinas Sosial Tangerang. "Kita menunggu informasi dari sana untuk proses pemulangannya," katanya singkat. 

Sumber : JPNN
Powered by Blogger.