Mengharukan, Pelajar yang Jadi Pemandu Lagu di Dijemput Sang Ayah


Orangtua mana yang tega membiarkan putrinya bekerja sebagai pemandu lagu di rumah karaoke. Pemandangan mengharukan terjadi ketika salah satu pemandu lagu yang masih di bawah umur dijemput orangtuanya di Mapolda Jatim, Jumat (5/5/2017).



N (17) asal Malang ikut diamankan saat polisi menggerebek rumah hiburan Yess Karaoke di Tulungagung yang disinyalir menjadi tempat prostitusi dan menyediakan striptis atau tarian telanjang.

N dijemput ayahya. Keduanya menangis saat bertemu. Polisi memang mengembalikan pemandu lagu yang masih di bawah umur. Dua perempuan dari Malang dan dua lagi dari Bandung, Jawa Barat.

"Orangtuanya tidak tahu anaknya seperti ini (bekerja sebagai pemandu lagu di Tulungagung). Padahal orangtuanya bekerja keras sebagai petani, karena ingin anaknya bisa sekolah," terang Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Rama Samtama Putra.

Anak di bawah umur itu pun juga menangis dan meminta maaf kepada orangtuanya. "Anaknya juga menangis dan meminta maaf," ungkapnya.

N sebenarnya masih sekolah di sebuah SMK di Malang, dan menjalani program magang di suatu daerah di Jawa Timur. Program magang dari sekolahannya itu harusnya berjalan selama tiga bulan. 

Namun, baru dua bulan, dia meninggalkan daerah tersebut dan menuju ke Tulungagung, bersama teman sekolahnya yang masih di bawah umur dan bekerja sebagai pemandu lagu di Yess Karaoke.

"Dia ini main ke teman sekolahnya. Kemudian temannya mengajak menjadi pemandu lagu," ujarnya.

Temannya yang berinisial R lantas menghubungi tersangka JOL, seorang manajer Yess Karaoke. Keduanya pun akhirnya berlabuh ke tempat hiburan itu.

"Temannya memang sudah menjadi pemandu lagu. Alasan bekerja sebagai pemandu lagu, karena ekonomi," jelasnya. 




Sumber : Detiknews
Powered by Blogger.