Sesumbar Bilang "Tidak Perlu Puasa, Besok Kiamat", Pria Ini Langsung Digilas Kereta

Korban Tertabrak Kereta



   Korban tewas tersambar kereta api Kutojaya pada Senin (29/5) siang kemarin di Panjatan Karanganyar Kebumen.Kini identitasnya telah terungkap oleh Polres Kebumen, Selasa (30/5). Korban yang semula dilaporkan tanpa identitas, ternyata adalah pria bernama M Siro Salikin (26) warga Dukuh Sengon Selatan kecamatan Buluspesantren kabupaten Kebumen.
  


    Berdasarkan informasi yang diperoleh, jenazah sudah dijemput oleh pihak keluarga tadi malam. Menurut penuturan Kapolres Kebumen AKBP titi Hastuti, melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto, korban berhasil teridentifikasi melalui alat mambis milik Inafis Polres Kebumen. 



Saat dilakukan pengecekan sidik jarinya menggunakan alat mambis, korban adalah bernama M Siro Salikin. Selanjutnya, polisi menghubungi pihak keluarga dan jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Diberitakan sebelumnya, ada pria tewas tersambar KA Kutojaya di desa Panjatan kecamatan Karanganyar Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Senin kemarin. Yang mengejutkan sebelum tewas, dia sempat sesumbar dengan mengatakan "tidak usah puasa, besok kiamat."

Peristiwa nahas itu disaksikan langsung salah seorang warga.
"Ora sah puasa, ngsuk wis kiamat," ucap salah satu saksi yang tidak ingin disebutkan identitasnya menirukan korban sebelum tersambar kereta saat hendak menyeberang.

Saat itu tubuh korban terpental dan tewas di tengah rel kereta api setelah tertabrak KA Kutojaya jurusan Bandung. Kereta yang dimasinisi M Sodik, menabrak pria itu pada Senin (29/05) sekira pukul 10.08 wib.

"Saat korban menyeberang tidak sadar bahwa kereta api Kutojaya melaju dari arah timur, jurusan Bandung. Kecelakaan tidak bisa dihindarkan," terang Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto.

Sumber : Tribun

No comments

Powered by Blogger.