TKW Asal Malang 11 Tahun Disandera Majikan

ilustrasi

Kabar pilu dialami seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Malang. TKW atas namw Mistiyah (44), warga Desa Gondanglegi Kulon,  Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, diduga telah disandera majikanya yang berada di Kota Riyadh, Saudi Arabia selama 11 tahun.



Selain tidak digaji, akses komunikasi dengan pihak keluarga di Indonesia sengaja diputus oleh majikan tempat Mistiyah bekerja. Kepala Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) Malang, Mohammad Iqbal mengatakan, Mistiyah  berangkat ke Riyadh  sekitar tahun 2006. 

Dalam tenggang waktu sekitar 11 tahun berada di sana, Mistiyah juga tidak pernah menerima upah. Iqbal mengaku mendapat laporan dari keluarga Mistiyah yang ada di Gondanglegi. Meski berbagai upaya diplomatik telah dilakukan namun belum ada titik terang. 

“Kita terus melakukan upaya, karena bagaimana pun dia warga negara Indonesia yang harus dibantu,” kata Iqbal, Selasa (9/5/2017).

Menurutnya, dalam tahun ini pihaknya menangani dua kasus yang menimpa nasib TKW asal Malang. Salah satu TKW yang juga berasal dari Gondanglegi, atas nama Siti Romlah yang selama ini menjadi TKI di Libya dipulangkan majikannya karena sakit. Iqbal mengaku, pihaknya sudah menfasilitasi keluarga untuk menjenguk Siti Romlah yang saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta. 

“Sementara TKW atas nama Siti sebenarnya tidak ada masalah. Namun dipulangkan karena yang bersangkutan memang sakit,” bebernya.

Perihal sakit yang diderita Siti Romlah, Iqbal tidak bersedia membeberkannya dengan alasan bukan keahliannya. Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Indonesia, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang, Achmad Djunaedi menambahkan, tidak mudah mendatangkan Mistiyah ke tanah air. Kesulitannya antara lain majikan tempat dia bekerja sangat tertutup dan tidak mengijinkan siapa pun untuk masuk ke rumahnya. Kondisi inilah yang membuat Mistiyah kian terisolasi. Upaya pemerintah Indonesia melalui perwakilannya di Timur Tengah belum berhasil menemui majikannya untuk melakukan negosiasi. 

“Majikannya sangat tertutup dari lingkungan sekitar. Dan ini sulit untuk melakukan negosiasi dengan majikan Mistiyah,” tutur Djunaedi. 

Ia melanjutkan, hal serupa juga terjadi di Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang tahun 2012 lalu. Dimana seorang TKW bernama Inamah (28), di Arab Saudi akhirnya diketahui dalam keadaan selamat, setelah disekap oleh sang majikan di Dahran Saudi Arabia selama beberapa hari. Berkat kerja keras pihak Disnaker Kabupaten Malang dan pihak Kemenlu, Inamah akhirnya bisa kembali ke tanah air dengan selamat.




Sumber : Berita Jatim
Powered by Blogger.