1.600 Al Quran Dibagikan, Sebagian Besar dari TKI di Luar Negeri

Penyerahan bantuan Al-quran di Mushola Kendil Wesi, Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung Banyuwangi.

Sebanyak 1.600 Al Quran dibagikan ke puluhan mushala yang ada di pelosok desa wilayah Kabupaten Banyuwangi. Sebagian besar penyumbangnya adalah tenaga kerja Indonesia asal Banyuwangi yang tinggal di luar negeri.



"Sebagian besar yang menyumbang tenaga kerja Indonesia asal Banyuwangi. Ada yang dari London, Australia, Hongkong, Taiwan. Mereka dengarnya dari radio streaming. Bantuannya ditransfer ke Indonesia. Kami saja kaget kalau responsnya luar biasa. Padahal target awalnya hanya seribu Al Quran," ujar Rendra, Program Manager Radio Bintang Tenggara, Senin (5/6/2017).

Dana yang ditransfer oleh TKI tersebut langsung dibelikan Al Quran dan segera dibagikan ke mushala di wilayah Banyuwangi agar bisa segera digunakan. Pengumpulan Al Quran tersebut dilakukan sejak satu minggu sebelum masuk bulan Ramadhan hingga hari ke-10 Ramadhan.

Menurut Rendra, setiap mushala mendapatkan antara lima sampai sepuluh Al Quran.

"Kalau Al Qurannya sudah ada, langsung kami distribusikan. Tidak menunggu lama karena bisa segera digunakan untuk mengaji saat Ramadhan," tutur Rendra.

Dia mengatakan, di sejumlah mushala yang mendapatkan bantuan, kondisi Al Quran-nya sangat memprihatinkan.

Kondisinya sebagian besar sudah rusak dan sobek sehingga sudah tidak bisa lagi digunakan. Karena banyaknya Al Quran yang didistribusikan dan lokasinya berada di pelosok desa, Rendra mengaku banyak dibantu oleh beberapa elemen masyarakat, bahkan aparat kepolisian membantu untuk menyalurkan Al Quran tersebut.

"Kemarin kami diantar sama polisi ke wilayah Pesanggaran yang jaraknya lebih dari 60 km dari kota dan ada juga kepada dinas, pegadaian. Semua saling bantu membantu untuk menyalurkannya. Total ada 183 mushala, 95 masjid dan 57 TPQ," tuturnya.


Sumber : Kompas

No comments

Powered by Blogger.