8 Cara Hemat Listrik Saat Rumah Ditinggal Mudik Lebaran



Ada banyak cara untuk menghemat listik agar tagihan tidak membengkak. Utamanya saat rumah ditinggal mudik. Agar tagihan listrik tidak semakin besar saat ditinggal mudik, berikut tips cara hemat listrik saat rumah ditinggal mudik.

1. Cabut semua peralatan yang tidak digunakan dari stop kontak
 
Kebiasaan buruk saat meninggalkan rumah adalah tidak mencabut peralatan elektronik seperti TV, Radio, Charger Hape hingga Dispenser. Saat kondisi standby, peralatan elektronik tetap mengonsumsi listrik meskipun kecil.

Jika kebiasaan steker tidak dicabut justru secara perlahan dan tidak terasa akan membuat tagihan listrik makin membengkak. Terlebih saat dalam situasi kenaikan tarif dasar listrik saat ini.

2. Kosongkan isi kulkas dan matikan selama mudik

Ide ini mungkin cukup ekstrim. Namun sangat penting untuk membiarkan kulkas istirahat selama mudik lebaran. Kulkas kamu pasti tidak pernah mati total selama 24 jam. Saatnya kulkas kamu istirahat sekaligus dibersihkan dari bau makanan yang sudah tersimpan berbulan-bulan.

Pastikan mengolah semua makanan yang masih ada agar tidak mubadzir. Jika memang masih layak kamu bisa memberikan pada yang membutuhkan. Apalagi jika memberikan dalam bentuk makanan yang siap untuk dikonsumsi.

Pisahkan barang-barang yang memang masih bisa bertahan dalam kondisi suhu ruangan normal asal tidak terkena terpaan sinar matahari langsung. Dengan mengistirahatkan kulkas selama mudik lebaran, merupakan salah satu tindakan besar dalam menghemat listrik saat

3. Cabut steker listrik pompa air

Untuk menghindari kebocoran tak terduga saat rumah ditinggal mudik, baiknya mencabut steker pompa listrik selama ditinggalkan. Khawatir jika terjadi kebocoran pompa air tidak menyala secara otomatis terus menerus selama kebocoran belum diperbaiki.

Kebocoran air pada keran juga harus cepat diganti sebelum berangkat mudik. Pasalnya air yang sudah ditampung di dalam toren akan terbuang percuma. Meskipun kebocorannya kecil namun jika ditinggalkan selama mudik dalam beberapa hari pasti akan mengurangi debit air dalam toren.

4. Cabut steker listrik AC

Cabut steker listrik AC atau matikan saklarnya agar tidak “menghisap” listrik saat ditinggalkan mudik. AC merupakan salah satu alat elektronik yang membutuhkan listrik paling besar selain setrika. Terlebih jika di rumah kamu memiliki lebih dari 1 buah AC.

5. Gunakan lampu LED untuk penerangan luar

Meskipun lampu LED harganya lebih mahal namun untuk penghematan jangka panjang akan sangat efektif. Tidak perlu mengganti semua lampu dengan lampu LED dalam waktu yang sama, kamu bisa menggantinya secara bertahap dari lampu yang paling sering digunakan yaitu lampu penerangan di luar rumah.

Langkah mengganti semua Lampu menjadi Lampu LED merupakan tindakan yang tepat. Selain konsumsinya lebih kecil dibandingkan lampu pijar atau lampu neon, daya tahan Lampu LED lebih panjang sehingga bisa dikatakan merupakan sebuah investasi besar dalam rangka penghematan listrik

6. Pastikan semua saklar listrik mati kecuali lampu luar


Saat keluar dari rumah, pastikan kembali semua saklar mati. Namun, pastikan saklar untuk lampu penerangan luar tetap hidup. Jika kamu menggunakan kamera pengawas atau kamera CCTV, pastikan penerangan terbaik untuk area yang disorot oleh CCTV.

Namun jika CCTV kamu sudah menggunakan infrared, tidak terlalu membutuhkan penerangan yang lebih baik. Pastikan beberapa blind spot rumah dipasang dengan lampu penerangan yang baik untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

7. Gunakan sensor cahaya untuk lampu luar

Lebih baik gunakan fitting lampu dengan menggunakan sensor cahaya. Keuntungannya jika menggunakan fitting sensor cahaya, lampu penerangan luar hanya akan menyala saat kondisi gelap atau tidak ada cahaya matahari. Namun saat matahari muncul, otomatis lampu akan mati.

Dengan menggunakan fitting lampu sensor cahaya, kamu juga bisa mengantisipasi tindak kejahatan selama mudik lebaran. Rumah-rumah yang terlihat lampu luarnya tidak dimatikan kerap menjadi sasaran maling spesialis mudik lebaran.

8. Cara Hemat Listrik dengan Beralih ke sistem pulsa

Cara ini mungkin memang akan membuat kamu menjadi sedikit repot karena harus selalu melakukan isi ulang. Namun, pengguna pulsa listrik tidak perlu membayar abodemen setiap bulannya sehingga bisa menghemat tagihan listik.

Cara mengisi ulang pulsa listrik pun tergolong sangat sederhana semudah melakukan isi ulang pulsa untuk handphone kamu. Kamu tinggal membeli token prabayar dari toko terdekat atau membelinya langsung dari bank langganan. Apalagi saat ini banyak yang menyediakan promo pulsa listrik murah.

Kebiasaan untuk melakukan perawatan rutin seperti cucai AC tiga bulan sekali juga akan membantu kinerja AC lebih baik. AC yang jarang dibersihkan harus bekerja dua kali lipat karena terhambat oleh debu dan kotoran yang tersimpan di dalam filter AC. Otomatis daya listrik yang dipergunakan akan lebih besar lagi.

merupakan tindakan yang tepat. Selain konsumsinya lebih kecil dibandingkan lampu pijar atau lampu neon, daya tahan Lampu LED lebih panjang sehingga bisa dikatakan merupakan sebuah investasi besar dalam rangka penghematan listrik.


sumber : reservasi


No comments

Powered by Blogger.