Bayi Terkecil Berukuran Telapak Tangan Ini Sukses Menjalani Operasi Hati, Meskipun Dokter Tak Mampu Memegangnya


Bayi Terkecil


       Seorang bayi laki-laki seberat 0.45 kilogram merupakan bayi terkecil yang berhasil menjalani operasi hati.



Bayi yang belum diberi nama itu lahir di sebuah rumah sakit di Udaipur, India sebagai bayi prematur lahir pada kehamilan di minggu ke-28.  Di mana kedua mata, jantung dan kulit belum terbentuk secara sempurna menyebabkan dokter sendiri sedikit takut untuk menyentuhnya.



Bayi kecil tersebut juga menderita sakit “Patent Ductus Arteriosus”, di mana pembuluh darah utama hati bergabung mengakibatkan bayi itu mengalami masalah kesulitan bernapas.

Kemudian, pada usia 2 minggu, para dokter telah melakukan operasi di bangsal perawatan intensif atau Intensive Care Unit (ICU) sesaat saja bayi tersebut gagal memberikan respon terhadap obat. Bayi itu juga dilaporkan terlampau halus dan rapuh untuk dipindahkan ke pusat medis spesialis.


Bayi terkecil ini sukses menjalani operasi hati.

Dr. Sunil Jangid merupakan dokter yang bertanggung jawab menjalankan operasi tersebut di Hospital & Medical College Geetanjali, Eklingpura, mengatakan “Biasanya, arteri-arteri yang bergabung akan terus berada dalam kondisi tersebut di dalam rahim. Ia akan terlerai dengan sendirinya setelah kelahiran. Jika itu tidak terjadi, maka ia akan dirawat dengan obat,” ditulis Dailymail pertengan Mei lalu.

“Tapi dalam kasus ini, ketika bayi itu tidak memberikan respon terhadap obat, pembedahan hati merupakan kesempatan terakhir untuk menyelamatkannya. Operasi yang dilakukan juga merupakan satu usaha yang sangat rumit karena bayi itu sangat lemah dan tidak bisa disentuh.”



Dr Jangid juga mengatakan, “Operasi bayi terutama bagi bayi yang sangat kecil adalah sangat berisiko karena melibatkan organ yang belum sempurna.” Menurut Dr. Sanjay Gandhi, yang turut terlibat di dalam prosedur tersebut mengatakan, “Ada banyak risiko seperti sindrom gangguan pernapasan, perdarahan internal otak dan paru-paru, kesulitan makan dan masalah pertumbuhan.”

Meskipun begitu, para dokter telah memutuskan untuk melakukan operasi di bangsal perawatan ICU.

Peralatan khusus juga digunakan untuk memastikan operasi berlangsung dengan lancar.

Ayah dari bayi tersebut, SP Jain mengatakan bayinya yang kecil telah berhasil melewati operasi tersebut merupakan satu keajaiban!

“Anak saya sangat berani karena dia telah selamat dibedah meskipun dilahirkan prematur. Doa kami telah dikabulkan.”

Bayi cilik yang diberikan bantuan pernafasan.

Kondisi bayi ini yang berhadapan dengan masalah kesulitan bernapas lantas memaksanya menjalani operasi

Peralatan operasi khusus digunakan ekoran para dokter tidak ingin menyentuhnya.

Karena terlampau lemah untuk dipindahkan, para dokter melakukan operasi di bangsal ICU.

Sumber : Liputan 6

No comments

Powered by Blogger.