Bisnis Aneka Gelang, Perempuan Ini Raup Omzet Rp 10 Juta/Bulan

sumber photo:detik

Berawal dari gemar membuat kerajinan tangan unik, Kartika Yuswadi (31) kini menjadi seorang wirausaha. Lewat usahanya berlabel SemoetKetjil yang dirintis sejak 2008, Kartika meracik dan memasarkan aneka produk gelang.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Produk semoetketjil adalah gelang warna-warni dengan motif menarik, diantaranya polos dengan motif lingkaran kecil, dan selang-seling merah kuning. Gelang-gelang ini juga dilengkapi gantungan aksesoris yang berbeda-beda.

Sebelum memulai usaha ini, Kartika sempat menjajal kemampuannya meracik kartu ucapan unik kepada teman-teman kampusnya saat ia berada di bangku kuliah. Namun, lantaran bosan dan cenderung tak efisien, Kartika akhirnya beralih membuat gelang.


Dalam memasarkan produk, Kartika juga memanfaatkan tempat tinggalnya, Yogyakarta, yang ramai kunjungan wisatawan, baik dalam maupun luar negeri.

"Karena tinggal di kota pariwisata, nekat coba saja ciptain suvenir untuk dijual dan laku, Alhamdulillah," ujar Kartika kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Tak disangka, produk yang dijualnya diterima masyarakat dan laris manis di pasaran. Produk handmade dipilihnya lantaran ada nilai tambah pada kelebihan dan kualitasnya sehingga menjadi usaha yang unik dibanding produk lain.



Dengan modal Rp 1 juta yang ia pinjam dari orang tuanya, kini Kartika berhasil mengembangkan usahanya dengan menjual produk-produknya bekerja sama di toko-toko di beberapa daerah di Indonesia.

Ia mengaku kini omzet yang ia raup meningkat hingga 10 kali lipat menjadi sekitar Rp 10 juta setiap bulan, dengan harga jual mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 500 ribu dan kapasitas produksi 1.000-1.500 buah per bulannya.

"Karena saya menjalankan bisnis secara santai, jadi saya enggak tergila-gila untuk menaikkan omzet secara besar-besaran. Yang penting kualitas tetap terjaga, dan saya tetap bisa menggaji lima orang karyawan, serta membiayain hidup saya sendiri," tutur Kartika.



Meski mengaku tak punya resep khusus, Kartika berujar akan selalu berinovasi, sehingga pelanggannya tak kabur. Selain itu, bagi pemula yang baru akan memulai usahanya, ia berpesan agar bisa mengenali potensi di sekitarnya sehingga produk yang ia jual memang sesuai dan bisa diterima oleh pasar yang ia tuju.

"Misalnya, contoh awal saya ada di kota wisata, ya saya pikirkan kira-kira usaha apa yang bisa berkembang di kota wisata, yaitu souvenir. Jadi harus bersungguh-sungguh dan kenali potensi sekitar. Itu penting," pungkas kartika.

Sumber:detikfinance 

No comments

Powered by Blogger.