Demo Suhu Panas, Para Siswa Lelaki Pakai Rok Pendek

Para siswa yang mengenakan rok kotak-kotak

      Pagi itu ada yang tidak biasa di Akademi Isca yang terletak di Devon, Inggris. Sekitar 30 siswa putra tampil beda saat masuk sekolah pada Kamis (15/6) pagi itu. Tidak mengenakan celana panjang atau pendek, mereka datang ke sekolah dengan rok kotak-kotak pendek.


Bukan hendak tampil di acara theater. Anak-anak lelaki yang duduk di sekolah menengah pertama itu sedang berdemo. Mereka memprotes kebijakan sekolah yang melarang siswa lelaki untuk menggunakan celana pendek meski suhu udara sedang panas-panasnya. Memang pada Juni 2016 ini, suhu udara di Devon mencapai suhu tertinggi mereka sejak 1976. Suhu mencapai 30 derajat celsius. Dan siswa lelaki bertanya kepada guru mereka apakah boleh mengenakan celana pendek alih-alih celana panjang seragam sekolah.

Tetapi, permintaan itu ditolak. Bahkan dilarang. Padahal, para siswi putri berhak menggunakan rok sekolah pendek yang adem. Jadilah, pada Rabu para siswa laki-laki berkumpul dan merancang demo ke pada pihak sekolah.

Bukan urusan gampang ternyata untuk menggunakan rok pendek bagi mereka. Mereka rela pinjam ke kakak, adik, bahkan tetangga. Tidak hanya itu, demi memastikan penampilan tetap maksimal, sebagian dari anak lelaki itu mencukur bulu kakinya. ”Saya mampir ke toko dulu untuk membeli alat cukur tadi,” ujar seorang anak.

Namun ironisnya, saat demo berlangsung, suhu udara malah anjlok ke titik 20 derajat celsius. Adem jadinya. ”Kami sadar beberapa hari ini sangat panas. Kami memastikan staf dan siswa tetap nyaman. Namun celana pendek bukanlah seragam kami. Tetapi, akan kami pertimbangkan alternatif saat udara panas terus terjadi,” ujar kepala sekolah Akademi Isca Aimee Mitchell.

Sumber : JPNN

No comments

Powered by Blogger.