Saksi sebut pelaku teror Jembatan London teriak 'ini untuk Allah'


Penyerangan di London


         Kepolisian Inggris sampai saat ini masih menyelidiki insiden penyerangan pejalan kaki di Jembatan London yang menewaskan enam orang dan melukai 20 orang lainnya. Polisi pun belum mengungkap identitas kelima pelaku teror dan motif mereka melakukan serangan.



Namun, seorang saksi mata mengatakan bahwa saat insiden berlangsung pelaku teror sempat meneriakkan nama Allah saat melakukan aksinya.

"Mereka berlari dan mengatakan 'ini untuk Allah'," kata saksi mata bernama Gerard kepada BBC, seperti dilansir dari laman Telegraph, Minggu (4/6).

Gerard menceritakan betapa mencekamnya situasi di lokasi kejadian saat aksi teror berlangsung. Para pelaku menikam para pejalan kaki tanpa pandang bulu dengan senjata tajam.

"Saya melihat seorang pria terbaring di tanah dan bilang bahwa dia baru saja ditikam. Lalu saya melihat tiga pelaku berlari dan menusuk lagi seorang gadis mungkin sepuluh atau 15 kali," ceritanya.

"Mereka berlari lagi lalu menikam pria lain. Mereka juga menusuk seorang penjaga di Tavern," sambungnya.

Melihat para korban tergeletak di tanah sambil meminta bantuan kepadanya, Gerard pun tidak tinggal diam. Dia melakukan segala upaya untuk menghentikan serangan itu.

"Saya melempar botol, gelas, sampai kursi ke mereka meski tahu saya tidak berdaya," akunya.

"Tapi saya berhasil memukul salah satu pelaku di bagian belakang kepala dengan barang yang saya lempar. Kemudian saya dikejar tapi saya berhasil lolos tanpa cidera sedikitpun," sambungnya.

Sumber : Merdeka

No comments

Powered by Blogger.