Siswi 6 Tahun Tewas Usai Guru Menutup Mulut dengan Selotip



Dunia anak memang identik dengan dunia bermain dan serba ingin tahu, maka tidak heran jika mereka sering bertanya-tanya tentang hal-hal yang ada di sekitarnya. Bahkan banyak orang tua kehabisan jawaban, dengan pertanyaan yang mereka ajukan.

Selain dengan orang tua, anak-anak juga bisa belajar di taman kanak-kanak (TK) dan menambah wawasannya. Tapi sebagai orang tua tetap perlu waspada, terlebih jika anak Anda terbilang cukup hiperaktif atau cerewet.

Pasalnya, seorang anak kecil berusia enam tahun meninggal setelah guru TK-nya membungkus mulutnya dengan selotip. Lantas apa yang menyebabkan guru tersebut melakukan hal keji seperti ini?

Rupanya, guru tersebut kesal akan kecerewetan sang anak, dan untuk menghentikannya ia pun menutup mulutnya dengan selotip.

Dikutip dari Daily Mail, orang tua dari China itu sangat bersedih. Gadis kecil bernama Guo Jintong, diduga meninggal di taman kanak-kanak setelah latihan pagi hari di hari yang sama.

Sang ayah menggambarkan insiden tersebut di Weibo, sebuah platform media sosial Tiongkok. Menurutnya, Guo Jintong yang baru berusia enam tahun adalah seorang murid di TK Eksplisit Huadian di kota Huadian, Provinsi Jiin.

Pria itu mengklaim bahwa guru Jintong, telah menuduh jika anaknya terlalu banyak berbicara saat berolahraga di pagi hari. Setelah Jintong dan teman-teman sekelasnya kembali ke kelas, gurunya menutup mulut gadis itu dengan lem dan selotip.

Jintong kemudian dikirim ke klinik taman kanak-kanak, setelah kejadian tersebut  dia meninggal sekitar 40 menit kemudian. Ayahnya juga mengklaim bahwa saat ambulans tiba, putrinya sudah meninggal selama 30 menit.

Dalam posting selanjutnya, orang tua tersebut mengklaim seorang gurunya, bernama Ju Chunwei, diduga menempelkan selotip ke mulut putrinya.

Namun, pernyataan ayahnya di media sosial tersebut, bagaimanapun, tidak mengungkapkan apakah gadis itu telah diselotip di mulut atau tidak. Tidak disebutkan juga, apakah anaknya juga dituduh terlalu banyak bicara.

Namun, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. China News melaporkan bahwa, guru yang bersangkutan telah diskors oleh taman kanak-kanak.

sumber : balabala10

No comments

Powered by Blogger.