Wanita ini Lumpuh Sejak Balita, Dicampakkan Suaminya, Belakangan Sukses Ternak Sapi






          Ada yang memiliki tangan dan kaki yang normal tapi selalu mengeluh dan menyalahkan orang lain.

Sementara itu ada juga yang anggota badannya tidak sempurna (cacat) tapi tetap tegar dan berusaha untuk maju, seperti misalnya wanita asal Tiongkok berusia 37 tahun ini.



Sejak usia 3 tahun ia sudah lumpuh karena sakit, usia 5 tahun rumahnya kebakaran, jika tidak bisa lari maka ia akan tewas terbakar hidup-hidup, karena itulah dia belajar berjalan menggunakan tangannya sejak itu.

Setelah tumbuh semakin besar, ia mulai bermimpi tentang dunia luar. Saat berusia 23 tahun ia mulai merantau ke kota dan bekerja disana. Namun, karena tak punya bekal, ia pun terpaksa mengemis di jalanan sambil bekerja, berkat bantuan orang-orang yang simpati.

Dia baru bisa mengecap pendidikannya di sekolah, dan berkat kerja kerasnya juga ia berhasil menciptakan dunianya (usaha) sendiri. Belakangan ia membeli sebuah rumah di kota, dan bertemu dengan orang yang disukainya, dan saat itu ia sudah hamil.

Namun, tak disangka, ketika ia pikir sudah mendapatkan kebahagiaan hidupnya, laki-laki yang sangat dicintainya itu tiba-tiba meninggalkannya. Akhirnya ia melahirkan anak tanpa ayah, dan harus menanggung beban hidup keluarga sendirian!

Belakangan, ia menemukan peluang usaha sapi ternak. Ia pun berencana pulang ke desa mewujudkan usahanya,  namun, ia ditertawakan para tetangga desanya, bahkan meledeknya.

“Jika kamu sanggup mewujudkan mimpimu itu, tangan saya kamu goreng saja!”

Bahkan salah satu temannya yang sudah bertahun-tahun bersama itu bertengkar dengannya, sambil menyindirnya dengan nada ketus, “Saya memang tidak sehebat kamu, tapi setidaknya saya bisa berdiri tegak!”

Lalu dengan tekat dan kegigihannya untuk mewujudkan usaha ternak sapi, dan tampaknya berkat campur tangan Tuhan juga yang mungkin tersentuh dengan ketegarannya, usahanya pun sukses.

Ia memimpin seluruh desa bersama-sama menciptakan dunia sendiri (bidang usaha). Sampai tahun lalu, omsetnya telah mencapai 5 juta yuan atau sekitar Rp. 9,8 miliar.

Kisahnya kemudian dibuat menjadi sebuah film dokumenter inspiratif. Orang-orang yang dulu memandang sebelah mata padanya sekarang tampak diam membisu dan tertunduk malu. Wanita yang tegar ini, berhasil memenangkan kembali harga dirinya dengan kekuatannya sendiri.

Perjuangan wanita ini memang tidak mudah, tekadnya yang tegar dan tidak gampang menyerah itu benar-benar inspiratif.



Sumber : Erabaru

No comments

Powered by Blogger.