Abaikan Berbagai Pesan, Suami di Taiwan Ini Diceraikan Istrinya

ilustrasi
Apakah Anda pernah mengabaikan pesan-pesan yang dikirim pasangan Anda? Hati-hati, sikap Anda tersebut bisa dipakai untuk memutuskan perceraian di pengadilan.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Hal itu dilakukan seorang perempuan di Taiwan. Ia menggunakan tanda “terbaca” (telah dibaca) di aplikasi pesan Line sebagai bukti di pengadilan bahwa suaminya mengabaikan dirinya.

Hakim pun memutuskan bahwa ia boleh menceraikannya dengan alasan tersebut.

Menurut hakim di pengadilan keluarga di distrik Hsinchu, Taiwan itu, tanda “terbaca” di aplikasi pesan Line sebagai bukti penting bahwa perkawinan perempuan ini tak bisa lagi diselamatkan dan oleh sebab itu ia boleh menceraikan suaminya.

Perempuan yang punya nama keluarga Lin ini mengatakan selama setengah tahun suaminya hanya membaca pesan-pesan yang dikirimnya, termasuk pesan bahwa ia berada di unit gawat darurat karena mengalami kecelakaan mobil.

Dalam salah satu pesan, ia antara lain meminta sang suami untuk menjenguknya dan bertanya mengapa pesan-pesan yang ia kirim hanya dibaca tanpa dijawab.

Suaminya memang pernah sekali menjenguknya di rumah sakit, namun sikapnya yang tak menghiraukan pesan-pesan lain sudah cukup untuk mengajukan cerai.

"Pesan-pesan yang dikirim penggunggat dibaca oleh tergugat namun tergugat tidak mengirim balasan, perkawinan ini tak bisa lagi diselamatkan," demikian kata putusan pengadilan.

Istri yang “membiayai”

Satu atau dua bulan setelah kecelakaan tersebut, sang suami menjawab pesan.

"Pesannya terkait dengan anjing mereka dan satu lagi soal surat, namun ia sama sekali tidak memperlihatkan rasa peduli terhadap istrinya," kata hakim.

"Sepertinya tidak ada interaksi antara penggugat dan tergugat. Tergugat jarang membalas pesan-pesan penggugat."

Pasangan ini menikah sejak 2012. Istrinya berusia 50-an tahun sementara suami berusia 40-an tahun. Hakim mengatakan selain soal pesan-pesan yang tak terbalas, ada masalah lain dalam perkawinan pasangan ini.

Setelah pindah ke rumah suami – yang  juga ditempati oleh ibu, adik laki-laki dan adik ipar suaminya – Lin harus membayar semua kebutuhan sehari-hari, termasuk tagihan listrik.

Mertuanya juga memintanya agar mengambil pinjaman untuk membayar pajak.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.