Awal Tahun Depan Taiwan Pertegas dan Perluas Larangan Pakai Kantong Plastik Secara Gratis



Awal tahun depan Taiwan akan melarang 80.000 lebih toko yang menawarkan tas belanja plastik secara gratis kepada pelanggan untuk lebih mengurangi penggunaan plastik, kata Environmental Protection Administration (EPA) pada hari Kamis. 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Sejak tahun 2002 beberapa perusahaan seperti instansi pemerintah, sekolah, toserba, mal, hypermarket, supermarket, toko serba ada, dan rantai restoran makanan cepat saji dilarang menyediakan kantong belanja plastik gratis.

Larangan yang diberlakukan oleh EPA berlaku untuk sekitar 20.000 gerai dan mengakibatkan penurunan pasokan 2 miliar kantong belanja plastik per tahun.

Mulai 1 Januari tahun depan, larangan tersebut akan diperluas ke 80.000 pengecer lainnya dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sebesar 1,5 miliar per tahun, kata pejabat EPA dalam sebuah laporan kepada Premier Lin Chuan (林 全).

Apotik, toko alat kesehatan, pengecer komputer, barang elektronik dan produk komunikasi, toko buku dan alat tulis, binatu, toko minuman, dan toko roti dilarang menawarkan kantong plastiksecara  gratis kepada pelanggan atau akan berisiko denda sebesar NT $ 1.200 (sekitar 39 dolar AS). ) Menjadi NT $ 6.000, kata EPA.

Selain itu, kata EPA, pihaknya akan mencabut ketentuan minimum ketebalan kantong plastik yang dijual oleh pengecer tersebut yang sekarang ditentukan sebesar 0,06 milimeter.

Selanjutnya, penggunaan kantong plastik akan diperketat di kota-kota seperti Taipei dan New Taipei dimana warga saat ini diminta untuk membeli kantong sampah yang dikeluarkan pemerintah untuk membuang sampah mereka.

Mulai tahun depan hypermarket, supermarket atau toserba di kota-kota ini hanya diperbolehkan menjual kantong sampah bersertifikat pemerintah yang juga bisa dijadikan tas belanja bagi pelanggan yang ingin membeli tas belanja.

Selain itu, mulai tanggal 1 Januari tahun depan, kata EPA, akan melarang pembuatan dan impor shampo, gel mandi, pembersih wajah, sabun, scrub dan pasta gigi yang mengandung partikel plastik. Dan akan melarang penjualan mereka di Taiwan pada saat 1 Juli tahun depan. 


sumber : focustaiwan

No comments

Powered by Blogger.