Berniat Baik Malah Aku Sendiri Yang Susah

sumber photo:anata
Sebut saja namaku Rina, aku dulu menikah dengan orang taiwan tetapi pernikahanku tidak berangsur lama. aku memiliki KTP Taiwan dan aku tinggal di Touyen, aku mempunyai pacar dari pertama aku kenal dengan dia sampai putus selalu dia mempunyai masalah dengan narkoba. Sebut saja dia Longpa ( bukan nama sebenarnya ) .

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal



Aku menyesal ketika menolong dia,  aku kira menolongnya dia akan berubah, Longpa sudah keluar masuk tahanan dengan kasus sabu yang aku kira dia sudah merasa Jera mendekam di tahanan. Karena ibunya yang sudah sakit keras aku berniat menolongnya. Tetapi setelah dia keluar dari tahanan dia terjerat dengan kasus yang sama lagi dan dia terbukti membawa sabu sebanyak 11 gram.

Setelah aku jadi penangung jawab, ternyata dia masih mengedarkan sabu-sabu lagi bahkan sampai Keelung dengan menaiki kendaraan umum dan aku lah yang manjadi penjamin selama dia jadi tahanan Luar Kota. Setelah tertangkap membawa sabu sebanyak 11 gram dan dia di tahan selama 3 bulan di penjara Touyen.

Selama di penjara aku selalu menjenguk Longpa, sampai pengadilan memberikan keringanan selama belum ada sidang karena keputusannya dia boleh tinggal di luar asal ada yang bertanggung jawab. Aku sebenarnya ragu untuk menolongnya tapi aku merasa iba dengan kondisi ibunya yang sedang sakit keras dan akhirnya aku memberanikan diri untuk menolongnya meskipun aku dan dia sudah putus sejak lama.

Setelah aku menjadi penanggung jawab dia keluar dari penjara dan memulai kerja di tempat yang dulu. Tidak di sangka dia membawa Sabu milik teman kerjanya yang orang Taiwan sebanyak 10 gram dan dia tidak mengembalikan uang hasil dari barang tersebut.

Orang taiwan tersebut menanyakan keberadaan longpa padaku, aku bercerita padanya kalau Longpa kabur sementara surat pengadilan sudah turun dan harus sidang. Aku bingung dan tidak tau harus bagaimana meskipun orang taiwan berkata kalau aku tidak akan tersangkut hukum dan mungkin akan terkena uang jaminan.

Aku tetap merasa khawatir karena Longpa tidak bisa di hubungi dan sudah dua kali panggilan sidang dia tidak hadir. Terkadang aku berfikir untuk mencari kabar keluarganya yang berada di indonesia tetapi aku takut dengan kondisi ibunya yang sedang sakit keras. Aku berharap dia masih mempunyai hati nurani dan mau memberi kabar karena tidak seharusnya dia membuatku seperti ini.


Sumber: wawancara majalah holiday dengan Anata

No comments

Powered by Blogger.