Kakap Merah Strain Taiwan Jadi Peluang Usaha yang Menjanjikan

Ikan Kakap Merah Strain Taiwan.sumber photo:jitunews

Keberhasilan perekayasaan teknologi perbenihan ikan kakap merah strain Taiwan ini menjadi harapan baru dalam dunia perikanan budidaya nasional, khususnya dalam menjawab tantangan kebutuhan benih ikan kakap yang diprediksi akan naik secara signifikan dari tahun ke tahun.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


“Kakap merah strain Taiwan sebagai salah satu varian baru diharapkan akan menjadi alternative usaha baru bagi masyarakat”, pungkasnya.

Kepala BBPBL Lampung Mimid Abdul Hamid, menjelaskan bahwa ikan kakap merah strain Taiwan ini memiliki kelebihan antara lain pertumbuhannya yang relatif cepat, memiliki toleransi tinggi terhadap lingkungan, responsif terhadap pakan buatan, tahan terhadap penyakit dan tingkat kanibalismenya rendah.

Dijelaskan bahwa teknik pemeliharaan larva kakap merah ini dengan mengadopsi teknologi yang digunakan dalam pemeliharaan larva kakap putih dan kerapu.

”Tim kami telah berhasil melampui fase kritis dalam tahap perbenihan yaitu fase pemeliharaan larva dengan capaian SR (survival rate/angka kelulushidupan) hingga 10% atau paling tinggi dibanding ikan kakap merah yang lainnya yang hanya mencapai 7%,” ungkap Mimid.

Seperti diakui Krisna, pemilik HSRT di Tanjung Putus Kabupaten Pesawaran, keberhasilan perbenihan ikan kakap merah strain Taiwan ini sangat menguntungkan para pembenih yang semula tidak produktif.

“Dengan adanya pengenalan jenis ikan baru ini, HSRT yang semula kurang produktif jadi lebih bisa dioptimalkan kembali, apalagi kebutuhan benih saat ini terus meningkat”, ungkap Krisna.

Secara ekonomi usaha HSRT kakap merah strain ini sangat menguntungkan. Saat ini kapasitas produksi di BBPBL lampung mencapai minimal 15.000 ekor per bulan. Jumlah ini untuk memenuhi permintaan kebutuhan benih baik di Lampung sendiri maupun di daerah lain yang mulai tertarik seperti Riau, Bali, Situbondo, Kepulauan Seribu, dan Maluku.

“Keberhasilan pengembangan strain ini menambah optimisme bahwa ke depan budidaya laut akan mampu mendongkrak kontribusi sektor perikanan bagi perekonomian nasional,” pungkas Mimid.

Sumber: jitunews

No comments

Powered by Blogger.