Peluang Usaha Cemerlang Budidaya Jambu Dersono

sumber photo:jatimtimes
Jambu Dersono, atau nama latinnya Syzygium malaccense merupakan salah satu jenis jambu yang masih langka dibudidayakan di Tulungagung.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Kelangkaan dan teksturnya yang menarik tesebut mungkin yang menyebabkan jambu air ini harganya melangit.

Harga di pasaran, Jambu Dersono mencapai Rp. 20.00,- perkilo gram. Harga tersebut merupakan harga eceran dari petani langsung. Sedangkan harga di beberapa mini market mencapai Rp.35.000.- per kilogram.

Jambu Dersono biasanya banyak dicari oleh ibu hamil. Selain memiliki kandungan vitamin, jambu ini juga dipercaya dapat memperlancar persalinan.

Jenis jambu Dersono ini ternyata sangat beragam. “Macamnya ada Jamaika, Citra, Camplong, Kaget, dan Klutok merah” ungkap Nurhadi (55), petani jambu Dersono Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru pada Tulungagung TIMES, Sabtu, 16/7/2017.

Nurhadi menambahkan, dari 60 batang pohon jambu yang ditanam pada tanah seluas hampir satu hektar, 20 batang di antaranya jenis Jamaika.

“Jenis jambu Jamaika memiliki tekstur dan warna yang sangat menarik (merah keunguan, Red). Dan jenis Citra bentuknya lebih kecil , berwarna hijau dan rasanya lebih manis” imbunya.

Istri petani jambu ini juga turut menjelaskan, untuk menghasilkan berat 1 kg Jamaika, cukup menimbang 4 biji jambu saja. Sedangkan untuk jenis Citra, karena bentuknya lebih kecil biasanya butuh 10 biji untuk memperoleh berat 1 kg.

Budidaya jambu Dersono ini relatif baru ditekuni Nurhadi, tepatnya baru empat tahun berjalan. Berbekal pengalaman tani belimbing, bapak tiga anak ini membaca peluang cemerlang untuk menanam jambu Dersono. Di samping memang merupakan hobi sejak kecil.

Perawatan jambu Dersono relatif mudah.  “Kalau bisa merawat tanaman belimbing,  pasti bisa merawat jambu Dersono,  bahkan lebih mudah” pungkasnya.

Sumber:jatimtimes

No comments

Powered by Blogger.