Pemerintah Taiwan Memberikan Bebas Visa Bagi 13 Negara

Sejak pemerintah baru berkuasa, Kementrian Luar Negeri Taiwan memberikan bebas visa kepada 13 negara, berharap akan banyak wisatawan yang datang ke Taiwan, namun para ahli percaya walaupun bebas visa membawa manfaat ekonomi, namun keprihatinan keamanan juga tidak kecil, terutama dari data statistik Departemen Imigrasi warga Thailand yang datang ke Taiwan yang melakukan pelanggaran seksual meningkat tajam, mungkin bersamaan dengan bebas visa pemerintah terkait perlu memperkuat langkah-langkah pendukung, jangan sampai membuat kebaikan bebas visa dirusak.


Pintu keluar stasiun MRT Ximending, terlihat banyak wisatawan yang berbondong-bondong menyeret koper, saat diamati mereka berasal dari Jepang, Korea, Hong Kong, serta wisatawan Asia Tenggara.

Ketua Teater Red House Ximending Huang Yongquan mengatakan: "Orang Thailand datang kesini mereka paling suka belanja, melihat barang barang yang populer, kemudian makan makanan lezat disini, orang-orang Amerika Tengah dan Selatan suka ke bar untuk minum, seperti bar kami di Red House, mereka suka berbondong-bondong kesini.



Awalnya Taiwan hanya memberikan bebas visa bagi Amerika Serikat, Kanada, dan Chile, namun Kementrian Luar Negeri dalam sekali tarikan nafas memberikan Paraguay, Honduras, Nikaragua, dan 5 negara lainnya 90 hari bebas visa, selain itu Dominika, Guatemala dan 6 negara lainnya juga diberikan bebas visa 30 hari, atau sama dengan 11 sekutu diplomatik di Amerika Latin semua mendapat bebas visa.

Di Asia, pemerintah Taiwan memberikan Thailand, dan Brunei 30 hari bebas visa, selain itu India, Indonesia, Philipina, Vietnam, Myanmar, Kamboja, Laos, juga telah diberikan visa bersyarat, selama warga negara tersebut dalam 10 tahun terakhir pernah mendapatkan visa, tidak ada catatan pelanggaran, maka bisa mendapatkan visa multiple entry yang berlaku selama 3 bulan, berharap semakin banyak wisatawan yang datang ke Taiwan.

Sumber : TVBS

No comments

Powered by Blogger.