Ribuan Orang Bersihkan Toilet karena Tak Baca Syarat Wi-Fi Gratis

Ilustrasi


      Sebelum menggunakan media sosial atau layanan lainnya, pengguna internet biasanya diwajibkan untuk memberi persetujuan pada kolom syarat dan ketentuan layanan.



Karena panjangnya tulisan yang harus dibaca, banyak pengguna internet langsung menggeser halaman tersebut ke bawah dan memberikan tanda persetujuan. Padahal, memberikan tanda persetujuan berarti pengguna layanan harus patuh pada syarat dan ketentuan.

Hal ini pun dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan Inggris bernama Purple. Perusahaan tersebut melakukan riset untuk membuktikan, tak ada seorang pun yang membaca syarat dan ketentuan sebuah layanan.

Mengutip laman Phone Arena, Senin (17/7/2017), Purple merupakan penyedia hotspot Wi-Fi gratis untuk Legoland, Outback Steakhouse, dan Pizza Express.

Purple diam-diam menambahkan syarat layanan komunitas bagi siapa pun yang setuju menggunakan layanan W-iFi gratis di lokasi tertentu. Dengan syarat ini, pengguna layanan Wi-Fi gratis mereka anggap setuju untuk melakukan beberapa pekerjaan.

Misalnya saja seperti membersihkan kotoran hewan di taman, memberi makan anjing dan kucing liar, membersihkan saluran air tersumbat, membersihkan toilet portabel, melukis cangkang bekicot, hingga membersihkan permen karet di jalan.

Gara-gara tak membaca syarat dan ketentuan ini, lebih dari 22 ribu orang setuju mengerjakan tugas-tugas di atas dengan total waktu 1.000 jam. Tentunya, hal ini dilakukan tanpa upaya hukum terhadap mereka yang enggan mematuhinya.

Menariknya lagi, Purple juga menjanjikan hadiah pada siapa pun yang menghubungi perusahaan untuk menunjukkan bahwa mereka membaca syarat dan ketentuan layanan Wi-Fi gratis itu. Hasilnya, hanya satu orang yang membaca syarat dan ketentuan dan menemukan klausul layanan masyarakat di dalamnya.

Sumber : Liputan 6

No comments

Powered by Blogger.