Sakit Perut Selama 10 Tahun, Ternyata ada 200 Batu



Lebih dari 200 batu berhasil dikeluarkan melalui operasi dari tubuh seorang pasien di China. Menurut dokter yang menangani kasus tersebut, penyebab batu-batu berwarna hitam itu ada dalam tubuh karena sang pasien kerap melewatkan sarapan pagi.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Dilansir dari Metro, Jumat 21 Juli 2917, dokter di rumah sakit Guangji mengatakan batu-batu berwarna hitam dan berukuran kecil dikeluarkan dari kantong empedu dan hati pasien. Dokter mengatakan, pasien wanita berusia 45 tahun itu kerap memakan sisa makanan pula tidak memiliki pola makan yang wajar.

Menurut keterangan dokter, sang pasien yang bernama Chen telah melewatkan waktu normal sarapan selama lebih dari satu dekade. Selama operasi, butuh waktu selama enam setengah jam untuk mengeluarkan ratusan baru dari tubuhnya.

Pasien pertama kali mulai merasakan sakit perut yang sudah terjadi sepuluh tahun yang lalu. Namun dia sangat takut dengan pisau bedah dan tak mengikuti saran dokter untuk melakukan operasi. Pada akhirnya, rasa sakit yang semakin tak tertahankan membuatnya menyerah agar dioperasi.

Dokter Quan Xuwei yang mengoperasinya mengatakan bahwa jika seseorang melewatkan sarapan maka akan menghambat kinerja kantong empedu dan menyebabkan banyak penumpukan zat. Hal ini menyebabkan tingginya kolesterol dan meningkatnya kadar kalsium secara terus-menerus.

Namun demikian, seorang dokter di Inggris tidak sependapat. Dia mengatakan, kebanyakan orang di China dan Asia Timur cenderung terkena penyakit batu empedu, tak lain karena  tingkat infeksi yang meningkat di saluran empedu. Menurutnya, penyebab kondisi ini seringkali tidak jelas. Oleh karena itu, menghubungkan kebiasaan pola makan dengan timbulnya batu empedu adalah spekulasi. (ren)

sumber : viva

No comments

Powered by Blogger.