Warga Uruguay kini boleh membeli ganja buat rekreasi di apotek


Ganja mulai dijual secara legal di Uruguay.

     Warga Uruguay kini bisa dengan bebas membeli ganja di apotek. Mereka adalah negara pertama yang merestui penjualan mariyuana buat tujuan rekreasi.



Dilansir dari laman BBC, Jumat (21/7), setelah warganya dibolehkan menggunakan mariyuana buat rekreasi Rabu lalu, baru 16 apotek yang diawasi pemerintah diberi izin menjual ganja. Namun, mereka tidak bisa melego barang itu sembarangan.

Pembeli dan penggunanya harus lebih dulu mendaftar diri kepada negara. Sekitar lima ribu orang, yang 70 persen merupakan lelaki berusia antara 30 hingga 44, sudah antre mendaftar. Pembelian pun dibatasi hanya sebanyak 10 gram dalam sepekan, dan hanya maksimal 40 gram sebulan.

Jenis ganja dijual di sana ada dua jenis. Yakni Alpha 1 dan Beta 1. Keduanya mengandung zat Tetrahidrocannabinol (THC) sebesar dua persen. Itu adalah zat psikoaktif terkandung dalam mariyuana.

Ganja buat rekreasi di Uruguay dijual dalam ukuran lima gram seharga USD 6,5 (Rp 86 ribu).

Aturan itu dibuat setelah empat tahun lalu undang-undang legalisasi penjualan ganja disahkan. Para pendukung beleid itu mengatakan kalau hal ini berdampak positif buat menghentikan penjualan ganja secara ilegal, dan para bandar tidak bisa berkutik.

Beleid itu juga membolehkan pengguna menanam ganja secara mandiri di rumah, atau bergabung dengan perkumpulan yang memang mengelola kebun ganja. Namun, orang asing dilarang membeli ganja di apotek resmi ditunjuk pemerintah. Hal itu buat menghindari adanya praktik 'Wisata Ganja'. Hanya warga Uruguay dan penduduk tetap telah terdaftar boleh membeli mariyuana buat rekreasi.


Sumber : Merdeka

No comments

Powered by Blogger.