Waspada! Kanker Retinoblastoma pada Anak Usia Batita

sumber photo:sindonews
Kanker masih menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia. Tak hanya usia dewasa, anak-anak juga bisa menderitanya. Salah satunya kanker retinoblastoma. 

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


"Retinoblastoma adalah kanker bola mata yang terjadi pada anak usia batita yang merupakan satu-satunya kanker anak yang dapat dideteksi dini dengan kemungkinan sembuh lebih besar jika dibandingkan dengan ditemukan pada stadium lanjut," papar Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP melalui keterangan resmi yang di lansir dari Sindonews.

Retinoblastoma menyerang selaput jala mata atau retina yang terletak pada dinding mata sebelah dalam. Retinoblastoma dapat menyerang salah satu atau kedua mata. Menurut Sistem Registrasi Kanker di Indonesia (SRIKANDI) tahun 2005 - 2007, insiden kanker pada anak (0-17tahun) adalah sebesar 9 per 100,000 anak- anak.  Kanker jenis ini pun menduduki peringkat kedua tertinggi pada anak (2,4 per 100,000) setelah leukemia (2,8 per 100,000).

Dengan prevalensi tersebut, sebanyak 30 dokter umum dari Puskesmas di Jakarta Utara dan Balai Pengobatan TNI Angkatan Laut dan anak-anak diberikan pelatihan agar dapat melakukan deteksi dini kanker retinoblastoma dengan alat ophtalmoscope oleh dokter. Pelatihan ini dilakukan oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bekerjasama dengan Yayasan Hang Tuah dan Yayasan ANYO pada 12-14 Juli 2017 di Gelanggang Olah Raga Remaja Dewa Ruci, Cilincing, Jakarta Utara.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 200 anggota masyarakat di Jakarta Utara yang diharapkan juga akan meneruskan informasi ini kepada masyarakat yang lebih luas. "Pentingnya deteksi dini penyakit retinoblastoma harus dipahami oleh semua orangtua, apalagi kalau mata anak bagian hitamnya ada warna putih, maka harus segera konsultasi ke dokter, " ujar Prof. Aru.

Sementara, gejala lain retinoblastoma yang mudah dikenali adalah dari mata anak yang cenderung juling. Tanda dan gejala retinoblastoma lainnya seperti anak mengalami mata bersinar seperti mata kucing, mata merah, kornea mata membesar, peradangan jaringan bola mata hingga penglihatan anak buram.

“Pengetahuan tentang kewaspadaan dan pendeteksian dini kanker retinoblastoma ini menjadi sangat penting bagi masyarakat, agar dapat mendeteksi dini gejala kanker pada anak dan melakukan penyembuhan secepatnya. Semoga dengan pengetahuan yang diberikan, dapat segera menangani pasien yang memiliki gejala retinoblastoma,” tutup Prof. Aru. 

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.