42 Gay Nigeria Ditangkap di Hotel saat Pesta Homoseks

sumber photo:sindonews
Sebanyak 42 pria gay ditangkap polisi di sebuah hotel. Menurut polisi, sebagian dari mereka tertangkap basah sedang melakukan pesta homoseks.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Namun, aktivis lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) Nigeria, Bisi Alimi, menyangkal klaim polisi. Menurutnya, puluhan pria gay itu berkumpul untuk kampanye pencegahan penularan HIV kepada masyarakat.

Penangkapan 42 pria gay terjadi di sebuah hotel di Owode Onirin, negara bagian Lagos, pada hari Sabtu, 29 Juli 2017.

”Ada laporan bahwa hotel tersebut menampung homoseksual,” kata seorang saksi yang diidentifikasi hanya dengan nama singkat Tunji kepada surat kabar Punch.

”Mereka ada di sana siang hari saat polisi menggerebek, sekitar 40 di antaranya tertangkap basah dalam tindakan (homoseks) tersebut,” lanjut saksi.

Humas Kepolisian Negara Bagian Lagos, Olarinde Famous-Cole, telah mengonfirmasi penangkapan puluhan pria gay tersebut.

”Memang benar, sekitar 42 orang yang diduga melakukan homoseksual ditangkap dan hotel tersebut telah ditutup sementara selama investigasi berlanjut. Mereka berada dalam tahanan Satuan Tugas Lagos dan akan segera diadili di pengadilan,” lanjut Famous-Cole.

Menurutnya, ini bukan pertama kalinya hotel tersebut menampung para pelaku  homoseks.

Sementara itu, aktivis LGBT Bisi Alimi, yang menjadi pria gay pertama Nigeria, menyangkal klaim polisi.

”Laporan tersebut tidak benar. Ada sekelompok pria gay yang mengorganisir (kampanye) kesadaran kesehatan seksual seputar HIV. Mereka mencoba untuk meningkatkan kesadaran tentang tes HIV,” katanya IBTimes UK, yang dilansir Selasa (1/8/2017).

Menurut Alimi, kegiatan seperti itu tidak jarang terjadi di Nigeria. Kegiatan informatif seperti itu, kata dia, digelar tiga sampai empat kali dalam setahun.

”Polisi membajak pesta tersebut karena orang-orang di sekitar mengeluh,” kata Alimi yang memimpin Bisi Alimi Foundation yang berbasis di London. Yayasannya itu bertujuan untuk mempromosikan penerimaan sosial terhadap orang-orang LGBT di Nigeria.

”Mereka melaporkan bahwa sekelompok pria gay sedang mengadakan pesta di sana. Apa yang tidak jelas adalah tindakan homoseksual apa adanya. Saya praktis merasa jijik karena polisi Nigeria menangkap sekelompok pemuda yang mencoba menyelamatkan diri dari epidemi HIV. Dan menganggap mereka sebagai penjahat,” ujar Alimi.

Homoseksualitas dianggap sebagai kejahatan di Nigeria. Setiap orang yang terbukti melakukan aktivitas homoseks terancam dipenjara sampai 14 tahun. 

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.