5 Tanda Pelembab yang Digunakan Tidak Cocok

ilustrasi
Tinggal di iklim teropis seperti di Indonesia wajib menggunakan pelembab. Pasalnya, pelembab bisa mencegah dehidrasi hingga penuaan dini yang disebabkan oleh paparan sinar matahari dan polusi.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Namun, jika terjadi perubahan pada kulit setelah menggunakan pelembab, ini menandakan produk kecantikan yang Anda gunakan tidak cocok untuk kulit. Berikut beberapa tanda kulit tidak cocok menggunakan pelembab seperti dikutip dari Purewow.

1. Menyengat ketika digunakan
Jika Anda merasakan bau menyengat saat mengaplikasikan pelembab, artinya pelembab yang digunakan tidak cocok dengan pH kulit. Sebaiknya lakukan patch test di punggung tangan sebelum mengaplikasikannya ke wajah.

2. Muncul jerawat kecil
Pelembab yang tidak cocok digunakan bisa menyebabkan munculnya jerawat kecil. Karena itu, sebaiknya gunakan pelembab non comedogenic atau yang tidak akan menyumbat pori-pori.

3. Jerawat meradang
Selain muncul jerawat kecil, penggunaan pelembab yang tidak cocok juga bisa menyebabkan jerawat lebih banyak dari biasanya hingga meradang. Untuk mengatasinya beralih menggunakan pelembab non comedogenic.

4. Kulit kering
Waspada jika kulit Anda semakin kering meski telah menggunakan pelembab. Ini menandakan pelembab yang digunakan tidak cocok. Gunakan pelembab yang mengandung hyaluronic acid atau gliserin yang mampu menarik kelembaban dari udara ke dalam kulit agar lebih hidrasi.

5. Make up tidak menempel
Foundation yang digunakan mengelupas, artinya pelembab yang digunakan terlalu berat. Beralihlah pada pelembab dengan formula yang lebih ringan. 

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.