Belajar dari Youtube, Pekerjaan Sambilan Mahasiswi Hasilkan Jutaan Rupiah

sumber photo:jawapos
Dewasa ini industri kreatif benar-benar begitu mudah berkembang. Asalkan tekun dan dan jeli melihat peluang, apa saja bisa menjadi uang.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Seperti yang dilakoni Febi Monica, mahasiswi Universitas Jambi (Unja) yang menekuni bisnis paper flower. Meskipun baru sejenis usaha sampingan, dia bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya.

Dikutip dari Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), gadis 19 tahun ini menceritakan, usaha paper flower baru dijalani sejak November 2016 lalu. Semua itu beranjak dari bucket paper flower sedang tren di kalangan anak muda. Baik remaja tingkat SMP, SMA hingga mahasiswa.

"Pertama kali belajar dari youtube. Bingung mau bikin usaha apa ya ngisi waktu luang. Pas kakak aku kasih ide buat paper flower aja katanya lagi nge-trend, " jelasnya.

Bucket paper flower merupakan jenis seni melipat kertas menjadi bunga dengan beragam karakter. Biasanya karakter yang sering dibuatkan untuk pesanan konsumen yakni bergambar doraemon, micky mouse dan karakter kartun lucu lainnya.

Karena sedang trennya, tak ayal usaha paper flower memang sedang menjamur. Sehingga dia harus berfikir keras dalam setiap karyanya agar berbeda dengan tempat lain. "Tergantung pesanan konsumen, kalau mereka mau gambar doraemon aku buatin. Paling banyak pesan gambar doraemon," jelasnnya.

Banyaknya pemesanan bucket miliknya ini berimbas dengan keuntungan yang didapat. Meski hanya usaha sampingan, namun Febi mampu meraih omzet  hingga Rp 5 juta setiap bulannya.

Bayangkan, selama sebulan dia minimal menerima dua pesanan. Dari dua pesanan itu dia bisa mendapatkan keuntungan mencapai Rp 1 juta. Sebagai usaha sampingan tentunya ini menggiurkan bagi Feby.

Pekerjaan ini hanya dilakoni di sela-sela waktu kuliahnya. Di sela-sela kegiatan kuliahnya, Feby menyelesaikan pesanan bucketnya. Dalam sehari biasanya dia bisa membuat 1 sampai 2 bucket.  "Kalau lagi banyak yang pesan sih sampai Rp 5 juta.  Waktu itu pas lagi musim wisuda banyak yang pesan  jadi sampai dapat segitu," kata pemilik akun @queenpaper.id ini.

Soal harga, bucket lucu ini dibanderol dengan harga mulai Rp 50 sampai Rp 250 ribu. Tergantung ukuran dan kerumitan karakter bucket sendiri. Hasil sebanyak itu diperoleh dari hasil pemasaran melalui sosial media (sosmed), seperti instagram atau line.

Sumber:jawapos

No comments

Powered by Blogger.