Bocah Sekarat Berikan Uang Pengobatan untuk Saudarinya yang Juga Sakit: 'Papa, Selamatkan Adikku'



Kisah memilukan tentang seorang bocah perempuan 'heroik' terjadi di Henan, China. Ya, bocah yang menderita penyakit tulang langka tersebut merelakan semua tabungan dalam bentuk uang koin receh ke ayahnya.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Alih-alih ingin sembuh, dia malah ingin berhenti melakukan perawatan demi menyelamatkan adik perempuannya yang juga terkena penyakit sama.


Seperti dikutip China Press, gadis berusia 7 tahun bernama Wang Yue tersebut didiagnosis menderita penyakit Osteopetrosis.

Ini merupakan penyakit yang mengancam jiwa dimana tulang-tulang menjadi sangat padat di seluruh tubuh. Gejalanya meliputi patah tulang, produksi sel darah rendah dan hilangnya fungsi saraf kranial, yang akhirnya menyebabkan kebutaan, tuli dan kelumpuhan saraf wajah.


Kondisi Wang Yue semakin memburuk pada siang hari dan dia bisa mati kapan saja. Namun, dia menolak menjalani perawatan medis modern dan hanya minum tujuh mangkuk obat tradisional China setiap hari.

Sebab, dia ingin menghemat semua uang untuk adik perempuannya yang berumur satu tahun. Wang Yue sebelumnya menyadari bahwa penglihatannya menjadi kabur dan sulit untuk membaca buku.

Kabar baiknya adalah bahwa orang tuanya telah berhasil menemukan sumsum tulang yang kompatibel dan donornya.Mereka juga merencanakan agar kedua anak mereka menjalani transplantasi sumsum tulang.

Sayangnya, biaya pembedahan untuk satu anak adalah 500 ribu yuan atau hampir Rp1 miliar. Itupun sebelum memperhitungkan biaya perawatan pascaoperasi.

Sang ayah sudah mengosongkan rekening banknya untuk perawatan sebelumnya. Setelah selesai meminjam uang dari teman dan keluarga, sang ayah hanya berhasil mengumpulkan di bawah 200.000 yuan atau setara dengan Rp400 juta.


Menyadari bahwa hanya satu dari mereka yang memiliki kesempatan untuk menjalani operasi, Wang Yue memberi tahu ayahnya.

"Karena kita tidak bisa meminjam uang begitu banyak, aku akan menyerah. Aku punya beberapa tabungan di sini, kombinasikan dengan uang yang papa pinjam untuk menyelamatkan saudara perempuanku, "katanya.

"Papa, aku sudah besar, tidak masalah jika aku tidak menjalani perawatan. Ini sejumlah uang yang sudah aku tabung, ambil saja," tambahnya seraya menyerahkan koin-koinnya pada ayahnya.

Ayahnya mengulurkan tangannya yang gemetar untuk menerima koin itu, lalu air mata mengalir di pipinya.

Berita yang menyentuh hati ini mendapat perhatian nasional dan upaya penggalangan dana telah dilakukan.

sumber : tribunnews

No comments

Powered by Blogger.