Curhat Istri Soal Suami Sakit Paru-Paru Karena Rokok Ini Bikin Terenyuh

Ilustrasi


     Menurut data yang ada, hampir 1/5 penduduk Indonesia merupakan perokok aktif. Yang bikin miris dan terenyuh, para perokok ini justru merupakan orang-orang dengan penghasilan pas-pasan. Usia para perokok ini pun bervariasi mulai dari remaja hingga kakek-kakek usia senja. 



Memang, bagi mereka yang telah kecanduan rokok, merokok tidak bisa lepas dari hidupnya begitu saja. Padahal bahaya rokok tertulis jelas di setiap bungkusnya, "merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin." Sayang, meski telah tertulis jelas bahaya rokok di setiap bungkusnya, masih banyak orang yang mengabaikan peringatan super penting ini.

Dikutip dari laman boldsky.com, merokok merupakan aktivitas yang sangat berbahaya. Berbagai kandungan zat kimia juga nikotin dalam rokok bisa memperburuk kesehatan para perokok aktif, dan risikonya akan berkali lipat lebih buruk terhadap mereka yang hanya perokok pasif. Kisah pedih dan bikin terenyuh karena rokok kali ini datang dari seorang istri yang menceritakan bagaimana bahaya rokok hampir saja merenggut nyawa suami tercintanya. 


Rossa Ocha, adalah nama seorang istri tersebut. Melalui akun sosial media facebook suami, Ocha menceritakan bagaimana suaminya yakni Agun Gunawan harus menjalani operasi bedah paru-paru karena rokok. Ocha menuliskan, "Awalnya suami mengeluh dada sesak, susah nafas, duduk susah, tidur susah, sampai bergerak ke kanan kiri pun susah. Nyeri di dada kanan sakit sampai tak bisa melakukan apapun. Setelah konsultasi ke ahli paru-paru, dokter bilang ini bukan benjolan/tumor tapi paru-paru kempes." 

"Harus dirawat, dibor di bawah ketiak dan diselang biar semua udara di paru-paru keluar. Apa penyebabnya? Penyebabnya adalah merokok. Suami saya bukan perokok berat, 1 bungkus bisa untuk 2 sampai 3 hari. Coba pikir pakai logika, bagaimana dengan perokok berat? Ini sungguh menyedihkan, Sejak sakit ini, dia jadi ayah yang penuh penyesalan karena tidak bisa menggendong buah hatinya. Untuk berjalan ke kamar mandi saja susah," tambah Ocha.

Dikutip dari laman KapanLagi.com, kisahnya bersama suami ini diharapkan bisa menyadarkan orang-orang agar berhenti merokok mengingat bahaya rokok begitu mengerikan. Ocha berharap bahwa tidak ada lagi orang yang harus masuk rumah sakit karena kebiasaan merokok. 

"Rasanya sedih tapi di sisi lain ya amat bersyukur. Dengan cobaan seperti ini, suami sadar dan mau hidup lebih sehat selanjutnya," ungkap Ocha.



Sumber : Vemale

No comments

Powered by Blogger.