Di Hadapan Ribuan Warga Yaman, Pemerkosa Balita Jalani Eksekusi



Ribuan orang berkumpul di Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai pemberontak pada Senin (31/7/2017) untuk menyaksikan sebuah eksekusi hukuman mati.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Siapa yang menjalani eksekusi? Dia adalah Mohammed al-Moghrabi (41) yang dijatuhi hukuman mati pada 25 Juni lalu setelah memperkosa dan membunuh seorang balita berusia tiga tahun.

Kejahatan Moghrabi dilakukan tepat di hari raya Idul Fitri lalu sehingga memicu kemarahan warga kota Sanaa.

Di hadapan ribuan orang itu, petugas mencambuk Moghrabi sebanyak 100 kali. Setelah itu, petugas memerintahkan Moghrabi untuk tengkurap di tanah.

Selanjutnya, petugas melepaskan sejumlah tembakan ke tubuh Moghrabi disambut sorak sorai warga yang menyaksikan eksekusi.

Eksekusi hukuman mati di hadapan publik seperti itu biasa disiarkan langsung media milik pemberontak Houthi, yang dianggap sebagai cara untuk memerangi kejahatan di wilayah yang dikuasainya.

Pemberontak Houthi yang didukung Iran kini terlibat perang dengan koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang diakui dunia internasional.

Selama dua tahun perang berlangsung 8.000 orang tewas dan jutaan orang menjadi pengungsi sementara 2.000 orang lainnya meninggal dunia akibat wabah kolera.

PBB menyebut kondisi Yaman saat ini adalah krisis kemanusiaan terbesar di dunia dengan 10 juta warga sipil membutuhkan bantuan agar tak terjerumus dalam kelaparan.

sumber : kompas

No comments

Powered by Blogger.