Ditinggal Di Mobil Berjam-jam, Dua Bayi Tewas Kepanasan

ilustrasi
Sebagai orangtua, memberi perhatian terhadap anak-anak sudah menjadi satu kewajiban yang tidak bisa diabaikan. Terlebih jika usia anak masih di bawah satu tahun. Tetapi hal itu tampaknya tidak berlaku bagi dua orangtua di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Dalam dua hari berturut-turut, dua bayi ditemukan tewas dalam mobil lantaran ditinggal selama berjam-jam oleh orangtua mereka. Selang sehari setelah bayi Zane Endress (7 bukan) meninggal dalam mobil, esoknya Josiah Riggins (1 tahun) juga ditemukan tak bernyawa dalam kendaraan roda empat yang diparkir di luar gereja kemarin sore.

Kepada polisi, ayah Josiah mengaku tidak sadar anaknya tertinggal dalam mobil dan tidak menyangka karena itu anaknya meninggal.

"Dari penyelidikan awal ayahnya mengaku dia lupa bayinya ada dalam mobil," kata perwakilan Departemen Kepolisian Phoenix, Mercedes Fortune, seperti dilansir dari laman Time, Senin (31/7)

"Sejauh ini pemeriksaan lancar karena semua orang kooperatif. Bagaimana pun ini adalah kasus kematian seorang anak. Ini adalah sebuah tragedi," lanjutnya seraya menambahkan bahwa belum ada penangkapan dilakukan atas kasus ini karena investigasi masih berlanjut.

Fortune menyayangkan terjadinya peristiwa ini dan mengimbau agar para orangtua memberi perhatian lebih kepada anak-anak mereka saat berada di luar rumah.

"Kami mendengar mereka lupa telah meninggalkan bayi dalam kendaraan karena itu saya meminta kepada para orangtua agar bisa meluangkan waktu, sekali lagi, untuk memeriksa kendaraan Anda untuk menghindari tragedi ini," imbuhnya.

Sebagai informasi, suhu udara di Phoenix bisa mencapai 37 derajat celcius selama musim panas. Pada temperatur tersebut secara otomatis suhu dalam ruang tertutup, seperti mobil, juga ikut meningkat.

Suhu tersebut tidak hanya meninggalkan resiko medis dialami orang termasuk anak-anak, tetapi juga menghalangi operasi pesawat terbang di kota itu. Bulan lalu, belasan penerbangan terpaksa dibatalkan karena suhu udara mencapai 48 celcius.

Sumber:merdeka

No comments

Powered by Blogger.