Gadis China Tewas usai Dihukum Squat Jump 100 Kali karena Terlambat Kerja

sumber photo:sindonews
Seorang gadis di China meninggal 10 hari setelah bosnya memaksanya melakukan squat jump 100 kali karena dia terlambat masuk kerja.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Gadis berusia 15 tahun yang dikenal dengan nama Xiao Fei ini meninggal karena mengalami kegagalan pernafasan. Dia berhenti sekolah dan meminjam kartu identitas temannya untuk bekerja guna melunasi tagihan medis ayahnya 18 bulan yang lalu.

Bosnya di Qfang, perusahaan real estate di Zhongshan City, China, membantah bahwa “hukuman” squat jump 100 kali itu sebagai penyebab kematian korban.

Stasiun televisi Guangdong telah menghubungi seorang manajer di perusahaan itu yang bermarga Li. Manajer itu menegaskan bahwa squat jump tersebut sebagai latihan bukan hukuman.

Meski demikian, Li mengaku telah membuat gadis itu menyelesaikan apa yang dia sebut sebagai latihan.

Seorang pengacara mengatakan bahwa pihak Qfang tidak menyadari bahwa Xiao Fei belum berusia 16 tahun.

Tapi, Jiang, ayah Xiao Fei, bersikeras putrinya dihukum karena terlambat masuk kerja pada akhir Juli lalu. Dia mengatakan bahwa bos putrinya telah memaksa untuk melakukan squat jump 100 kali di pagi hari.

Xiao Fei dibawa ke rumah sakit sebelum meninggal. “Putri saya tidak enak badan dan membeli obat. Tapi dia tidak bisa menggerakkan kakinya,” kata Jiang, seperti dilansir news.com.au, Sabtu (19/8/2017).

Beberapa hari setelah kejadian tersebut, Xiao Fei tidak dapat mengangkat tangannya dan roboh. Dia mulai muntah dan akhirnya lumpuh.

Ibu Xiao Fei membawanya ke Hunan di China selatan dan meminta bantuan medis. Gadis muda itu lantas masuk ke unit perawatan intensif Central South University, Xiangya No 2 Hospital. Dia meninggal pada 7 Agustus 2017.

Catatan dokter mengatakan bahwa Xiao Fei didiagnosis menderita sindrom Guillain-Barre, kelainan langka dan serius yang mempengaruhi sistem saraf.

Tapi catatan medis itu  tidak menunjukkan apakah sindrom itu secara langsung disebabkan oleh squat jump atau tidak. 

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.