Ibu Kandung Kubur Hidup-hidup Bayi yang Baru Dilahirkannya


Seorang wanita ditangkap di pinggiran Kota Tokyo, Jepang, Rabu (23/8/2017) karena diduga yeylah mencoba membunuh bayinya yang baru lahir.
 
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Menurut keterangan polisi, perempuan bernama Shiho Komatsu mengubur bayi merah itu dalam keadaan masih hidup, dan meninggalkannya di tepi sungai.

Beruntung, bayi laki-laki itu ditemukan oleh seorang penduduk yang tinggal di dekat sungai di Higashimurayama.

Saat ditemukan, sebagian besar badan bayi itu sudah terkubur tanah.

Bayi tersebut sempat mengalami demam karena tertular infeksi. Beruntung, saat ini kondisi anak itu sudah membaik dan jiwanya tak lagi terancam.

Wanita berumur 35 tahun itu adalah pekerja di perusahaan perkapalan. Dia melahirkan bayi tersebut pada dini hari 2 Agustus di sebuah kamar kecil di Prefektur Saitama.

Seperti diberitakan laman Japan Today, Komatsu diduga mengubur bayi tersebut sekitar pukul 9.30 di hari yang sama dia melahirkan anaknya.

Anak tersebut diperkirakan ditemukan sekitar 24 jam kemudian, setelah penduduk mendengar suara tangis bayi.

Saat ditemukan, hanya beberapa bagian tubuh yang terlihat di permukaan tanah.

"Saya tidak bermaksud untuk membunuhnya," kilah sang ibu di hadapan polisi.

Rekaman dari kamera keamanan di dekat lokasi kejadian membantu polisi melacak tersangka itu.Seorang wanita ditangkap di pinggiran Kota Tokyo, Jepang, Rabu (23/8/2017) karena diduga yeylah mencoba membunuh bayinya yang baru lahir.

Menurut keterangan polisi, perempuan bernama Shiho Komatsu mengubur bayi merah itu dalam keadaan masih hidup, dan meninggalkannya di tepi sungai.

Beruntung, bayi laki-laki itu ditemukan oleh seorang penduduk yang tinggal di dekat sungai di Higashimurayama.

Saat ditemukan, sebagian besar badan bayi itu sudah terkubur tanah.

Bayi tersebut sempat mengalami demam karena tertular infeksi. Beruntung, saat ini kondisi anak itu sudah membaik dan jiwanya tak lagi terancam.

Wanita berumur 35 tahun itu adalah pekerja di perusahaan perkapalan. Dia melahirkan bayi tersebut pada dini hari 2 Agustus di sebuah kamar kecil di Prefektur Saitama.

Seperti diberitakan laman Japan Today, Komatsu diduga mengubur bayi tersebut sekitar pukul 9.30 di hari yang sama dia melahirkan anaknya.

Anak tersebut diperkirakan ditemukan sekitar 24 jam kemudian, setelah penduduk mendengar suara tangis bayi.

Saat ditemukan, hanya beberapa bagian tubuh yang terlihat di permukaan tanah.

"Saya tidak bermaksud untuk membunuhnya," kilah sang ibu di hadapan polisi.

Rekaman dari kamera keamanan di dekat lokasi kejadian membantu polisi melacak tersangka itu.

Sumber:kompas

No comments

Powered by Blogger.