Ketahuilah, Ini Manfaat Parsley untuk Kesehatan


Ilustrasi

      Parsley memiliki bentuk daun yang sepintas terlihat seperti seledri. Namun pada kenyataannya, kedua sayur tersebut merupakan dua hal yang berbeda.


Bahkan sayur yang memiliki nama ilmiah Ptroselinum Cripsum ini merupakan salah satu keluarga wortel. Cara menanam sayur ini cukup mudah karena termasuk tanaman yang merambat.

Pada dasarnya, parsley yang berdaun hijau dan memiliki aroma khas ini hanya tumbuh di daerah yang cenderung dingin.

Sehingga walaupun ada beberapa tempat yang menyediakan sayur tersebut, namun tidak umum di Indonesia.

Padahal banyak sekali kandungan yang terdapat dalam pasley. Seperti lisin, asam folat, vitamin A, dan lainnya. Lalu apa saja manfaat parsley?

Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Care2, Selasa (1/8).

1. Kaya akan kandungan berbagai gizi

Vitamin K dalam peterseli/parsley membantu kesehatan tulang, sementara vitamin C membuatnya menjadi pendorong kekebalan tubuh yang hebat.

Parsley adalah sumber beta karoten yang sangat baik, antioksidan yang bisa membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan melawan efek penuaan.

2. Mencegah batu ginjal

Ada beberapa bukti bahwa peterseli bisa mendukung fungsi ginjal yang sehat.

Sementara peterseli mengandung oksalat yang bisa menyebabkan masalah bagi orang-orang dengan masalah ginjal, sebuah penelitian yang diterbitkan di Urology Journal menemukan bahwa menelan daun peterseli dan akarnya mampu mengurangi jumlah deposit kalsium oksalat pada hewan.

Para peneliti menemukan bahwa menelan peterseli membantu memecah batu ginjal pada hewan.

3. Mengatasi nyeri sendi

Konsumsi peterseli setiap hari dan Anda akan merasa bebas dari nyeris sendi. Itu karena peterseli memiliki khasiat antiinflamasi.

4. Mengatasi kelelahan

Karena tinggi zat besi, peterseli dianjurkan untuk penderita anemia. Dua sendok makan peterseli mengandung dua persen zat besi harian Anda.

5. Anticancer powerhouse

Parsley kaya akan senyawa perusak kanker. Studi awal menunjukkan bahwa senyawa dalam peterseli bahkan bisa menghambat pertumbuhan tumor.

Sebuah studi baru-baru ini di Journal of the Science of Food and Agriculture menemukan bahwa peterseli memiliki khasiat antikanker yang manjur.

Peterseli benar-benar melawan kanker dengan 3 cara yang berbeda, yakni bertindak sebagai antioksidan yang menghancurkan radikal bebas sebelum merusak sel, melindungi DNA dari kerusakan yang bisa menyebabkan kanker atau penyakit lainnya dan menghambat proliferasi serta migrasi sel kanker dalam tubuh.

5. Pencegahan dan pengobatan diabetes

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Nutrition menemukan bahwa mengonsumsi makanan tinggi nutrisi alami yang dikenal sebagai myricetin bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 26 persen.

Parsle/peterseli adalah salah satu sumber myricetin terbaik, mengandung sekitar 8 miligram per 100 gram peterseli.


Sumber : JPNN

No comments

Powered by Blogger.