Ngeri! Pria Ini Tak Sengaja Tembak Alat Kelamin Pasangannya Saat Berhubungan Intim


Seorang pria asal Inggris bernama David Jeffers memiliki fantasi seksual yang ekstrem hingga membuat pasangannya meregang nyawa. Pria berusia 47 tahun itu diketahui tak sengaja membunuh seorang perempuan yang menjadi partnernya di atas ranjang dengan cara tragis.
https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal
Dilansir dari Daily Mail, Sabtu (5/8/2017), guna memenuhi hasrat fantasi seksualnya yang aneh, David diketahui memasukan ujung sebuah pistol ke alat kelamin pasangannya saat mereka 'bermain'. Sayangnya, tanpa sengaja David menarik pelatuk pistol tersebut dan membunuh perempuan yang tak disebutkan identitasnya itu.

Korban diketahui merupakan seorang perempuan berusia 46 tahun dan bekerja menjadi seorang manajer di Stockport, Greater Manchester. Dilanda kepanikan atas tindakannya tersebut, David kemudian memutuskan melarikan diri dan meninggalkan perempun yang terluka itu begitu saja di ranjang kamar Hotel Britannia.

Keduanya diketahui sempat mengonsumsi minuman beralkohol dan narkoba sebelum berhubungan intim. David yang berasal dari Harehilss mengaku menemukan pistol tersebut di toilet sebuah kelab malam. Sebelum melarikan diri, David diketahui sempat menghubungi resepsionis hotel untuk mengus pasangannya.

Petugas hotel yang menemukan korban masih dalam keadaan hidup sempat melarikannya ke rumah sakit Royal Infirmary. Korban sempat dioperasi, namun nyawanya gagal diselamatkan akibat peluru yang menembus perutnya dan melukai baik rahim serta kandung kemih perempuan tersebut. David sendiri kini telah menjalani sidang terakhir atas kasus kejahatan yang ia lakukan pada Januari lalu.

Petugas hotel menuturkan, saat korban dibawa ke rumah sakit ia masih mampu berbicara dan berulang kali menyebut, jika David adalah pelakunya. "David Jeffers dia penjahatnya. Aku sangat menderita, aku pasti akan mati," rintih korban sembari menahan sakit akibat peluru yang bersarang di tubuhnya.

Pengadilan mengganjar pria dengan fantasi mengerikan itu sepuluh tahun kurungan. Sayangya barang bukti berupa pistol yang digunakan untuk membunuh korban tidak pernah ditemukan keberadaannya. Pengacara David, Oliver Saxby QC menyatakan, bahwa kliennya tersebut tak berniat untuk menyakiti korban dan melancarkan tembakan tanpa disengaja.


sumber : okezone

No comments

Powered by Blogger.