Pria 52 Tahun Nikahi Gadis 26 Tahun Habis Rp 1,8 M, Mobil dan Rumah, Nasibnya Sekarang Seperti Ini



Setahun lalu, tepatnya Juli 2016, warga Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Pinrang, sempat dihebohkan atas pernikahan mewah dan mahar bernilai fantastis.

 https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Selain itu, usia kedua mempelai terpaut jauh.

Masih ingat, kan?

Ya, pernikahan pengusaha bernama Jaya Baramuli yang saat itu berusia 52 tahun dengan Andi Rahmaniar Idrus yang berusia 26 tahun.

Demi menikahi Rahmaniar, Jaya harus menyerahkan uang panaik atau uang belanja senilai Rp 599 juta atau Rp 0,59 miliar.

"Angka 5 itu hari kelahiran orangtua kami sedangkan 99 adalah jumlah Asmaul Husna," kata Ketua DPD II Golkar Pinrang, Abdi Baramuli, kakak Jaya.

Selain uang panaik, mempelai wanita, saat itu, juga diberikan satu unit mobil dan satu unit rumah.

Lalu, bagaimana kabar pasangan ini, sekarang?

Apakah Rahmaniar bahagia dengan suami dan harta yang diberikan?

Ooo, ternyata tidak.

Kabar mengejutkan tiba-tiba datang pada pekan ini.

Rumah tangga mereka, kandas saat berusia tepat setahun.

Rahmaniar mengajukan gugatan cerai melalui Pengadilan Agama Pinrang.

Panitera muda Pengadilan Agama Pinrang, Imran mengatakan, akta cerai mereka pun terbit.

Siapakah sebenarnya Rahmaniar yang menceraikan Jaya?

Berikut fakta-faktanya.

1. Berusia 26 tahun
Warga sekitar lebih mengenalnya dengan nama Andir.

Lahir dan tumbuh menjadi remaja di Rubbae, Kecamatan Watang Sawitto, Pinrang. Andir saat ini berusia 26 tahun.

2. Anak Bangsawan


Dia putri pasangan Andi Idris Dising-Andi Nuraeda Makkasau.

Andir anak keempat dari lima bersaudara.

Dalam kultur masyarakat Bugis gelar 'Andi' menunjukkan dia adalah seorang bangsawan.

3. Karyawan bank

Sekarang dia karyawan di Bank OCBC Makassar.

"Andir pegawai bank di Makassar tetapi saya tidak tahu di bank mana," kata tetangga Andir, Irma.

4. Sudah "diincar" sejak kecil

Seorang kerabat mengungkapkan, Jaya sudah mulai berniat untuk menikahi Andir ketika wanita berparas anggun ini saat masih kecil.

Hanya saja, niat Jaya mempersunting Andir baru terwujud ketika usianya mencapai 52 tahun.

5. Orangtua saling bersahabat

Jaya menilai, pernikahannya dengan Andir akan tetap melanggengkan kekerabatan dua keluarga besar ini.

Orangtua Andir dan orangtua Jaya sudah adalah sahabat lama dan saling membantu sejak keluarga Baramuli merintis Poleko Group di Pinrang.

6. Awal komunikasi

"Pertemuan pertama Andir dengan Jaya itu terjadi 5 tahun yang silam. Jaya bersilaturrahim ke rumah, ditemani salah seorang karyawannya bernama Israil, yang juga merupakan kerabat kami," kata Andi Nur, kakak Rahmaniar.

7. Kuliah

Nur menjelaskan, pascapertemuan itu komunikasi antara keduanya tidak berjalan intens dikarenakan kesibukan masing-masing.

Andir yang saat itu masih kuliah pada salah satu perguruan tinggi swasta di Parepare, sementara Jaya yang sibuk mengelola PT Paleko Jaya di Palia, Kecamatan Paleteang, Pinrang.

Keduanya mulai kembali menjalin komunikasi pada tahun 2016 lalu.

8. Tidak pacaran

Nur juga mengakui, antara Rahmaniar dan Jaya tidak pernah pacaran, pertemuannya murni disebabkan karena kuasa Tuhan yang mempersatukan dua insan yang beda generasi itu.

"Mereka tidak pernah pacaran. Dari bertemu dan kenalan tahun 2012, fakum komunikasi karena kesibukan, menjalin komunikasi kembali tahun 2016, dilamar pada akhir Mei 2016, Andir menerima, hingga terjadilah perjodohan itu," kata Nur.

9. Biaya pernikahan

Jaya memang hanya menyebut 88 riyal, sebuah cincin, dan seperangkat alat salat sebagai mahar dalam ijab kabul itu.

Dengan kurs 1 riyal saat ini kira-kira senilai dengan Rp 3.497, mahar yang disebut Jaya itu hanya senilai Rp 307.753.

Tapi mahar yang tidak disebut dalam ijab kabul dan biaya pesta sehari itu mencapai Rp 1,8 miliar.

10. Makna Rp 559 juta


Pernikahan itu menjadi heboh karena beredar informasi bahwa uang panaik, uang belanja yang diserahkan mempelai laki-laki ke keluarga mempelai perempuan, mencapai Rp 599 juta.

Selain uang tunai Rp 599 juta, Jaya juga memberikan hadiah satu unit mobil, satu unit rumah, dan sejumlah perhiasan kepada Rahmaniar.

"Lima itu hari lahir orangtua kami sementara 99 itu adalah jumlah asmaul husna," kata Abdi Baramuli, kakak Jaya.

 
sumber : tribunnews

No comments

Powered by Blogger.