Pria Cina Mentraktir 5.000 orang Setelah Cincin Kawinnya Ditemukan Kembali


Ilustrasi

Seorang pria Cina mentraktir 5.000 orang dengan bakmi kuah pedas di sebuah restoran di Chongqing, Cina barat daya, yang menemukan kembali cincin kawinnya yang hilang.

 https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pria yang disebut bernama keluarga Wang itu, menurut Chongqing Morning Post, ingin memberi kejutan dengan mengajukan pertunangan saat memperingati satu tahun hubungan mereka.

Dia menghabiskan waktu sepanjang pagi pada Minggu (13/08) lalu guna menyusun rencananya namun ketika makan siang di sebuah restoran, dia berdiri menjauh dari kursi untuk menjawab panggilan telepon sang pacar.

Ketika kembali ke mejanya, tasnya sudah hilang. Di dalam tas itulah dia menyimpan cincin berlian tiga karat seharga 300.000 yuan atau sekitar Rp600 juta lebih.

Untunglah seorang warga -tanpa alasan yang dijelaskan- menyerahkan tas itu kepada manajer restoran, Yue Xiaohua, yang kemudian mengembalikannya kepada Wang.

Yue mengatakan kepada Chongqing Morning Post bahwa Wang -yang disebut merupakan seorang pengusaha- secara 'tidak diduga' datang lagi ke restoran.

 "Dia bertanya, berapa banyak mangkuk bakmi kuah pedas yang kami jual dalam sehari dan memberi saya 35.000 yuan (hampir Rp70 juta), atau seharga 5.000 mangkuk serta mengatakan agar mengajak setiap orang makan gratis selama sehari," kenang Yue.

Wang juga menulis surat berisi ucapan terimakasih kepada restoran yang sekaligus mengukuhkan bahwa pacarnya sudah menerima pertunangannya.

"Chongqing memiliki perempuan yang saya cinta dan banyak orang baik," seperti tertulis dalam surat. "Saya merasa terhormat dan gembira."

Koran South China Morning Post terbitan Hong Kong melaporkan pada Selasa (16/08), antrean di restoran di pusat kota Chongqing mencapai 100 meter untuk menikmati bakmi kuah pedas gratis dari Wang.

"Saya kira kisah ini amat menyentuh," tutur seorang pria kepada para wartawan setelah menikmati bakmi gratis. "Cinta indah dan hati manusia lebih indah."

sumber : tribunnews

No comments

Powered by Blogger.