Pulang dari Ibadah, Fery Disiram Air Keras oleh Orang Tidak Dikenal



Tindakan penganiayaan bermodus penyiraman air keras terjadi di Makassar. Korbannya adalah Fery (30) warga Jl Hertasning No 16, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakkukang. Fery disiram air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di rumahnya, Senin (14/8/2017) sekitar pukul 22.00 Wita.

 https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal

Pelakunya dua orang yang datang dengan mengendarai sepeda motor. Istri Fery, Vince (35) mengatakan kejadian berlangsung begitu cepat saat keduanya baru saja pulang dari ibadah di gereja.

Fery saat itu baru membuka pintu rumahnya yang berbentuk ruko tersebut.

"Kami parkir mobil di rumah kerabat yang tak jauh dari rumah kami. Lalu suami saya jalan duluan ke rumah, membuka pintu, tiba-tiba dua orang berboncengan datang, dan salah satunya masuk lalu menyiram air keras ke wajah suami saya," kata Vince saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Rabu (16/8/2017).

Vince menuturkan, kedua pelaku terlihat mondar-mandir di depan rumahnya sebelum penyiraman terjadi, namun mereka tidak curiga sama sekali.

"Waktu pelaku masuk rumah, alasannya mau beli rokok, lalu suami saya kasih, dan tiba-tiba pelaku langsung menyiram air keras dan kabur," tutur Vince.

Fery yang terkena cairan di bagian mata kanan dan hidung langsung berlari ke toilet dan membasuh dengan air, namun efek air keras membuat ia kesakitan dan sesak nafas.

Fery pun dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapat perawatan.

Vince mengatakan tidak tahu alasan penyiraman air keras terhadap suaminya, apalagi merasa tidak ada masalah dengan orang lain.

"Saya tidak tahu juga apa penyebabnya hingga suami saya diperlakukan seperti itu," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Anwar Hasan mengatakan, meski masih dalam tahap pemeriksaan di laboratorium, namun ia menduga cairan tersebut memang merupakan air keras.

"Kami belum tahu dan masih sementara diperiksa, tapi kuat dugaan ada zat kimia yang mampu menyebabkan luka pada cairan tersebut.

Ia mengatakan, saat ini sisa cairan yang dibuang pelaku di TKP sudah diamankan untuk diselidiki dan mengungkap siapa aktor dari penganiayaan tersebut, termasuk rekaman CCTV yang menampakkan dengan jelas pelaku saat beraksi.

Anwar juga mengatakan, penganiayaan dengan modus penyiraman air keras ini nerupakan laporan kasus pertama yang diterima Polrestabes Makassar.

sumber : tribunnews

No comments

Powered by Blogger.