Ratusan Migran Diceburkan ke Laut, 5 Tewas dan 50 Hilang

sumber photo:sindonews
Setidaknya 180 migran dilaporkan telah dipaksa untuk terjun ke laut dari sebuah kapal oleh penyelundup di lepas pantai Yaman. Demikian pernyataan badan migrasi PBB, Organisasi Migrasi Internasional (IOM).

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


"Lima mayat telah ditemukan sejauh ini dan sekitar 50 dilaporkan hilang," kata badan tersebut seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (11/8/2017).

Insiden terakhir in terjadi hampir 24 jam setelah penyelundup memaksa lebih dari 120 migran Somalia dan Ethiopia menceburkan diri ke laut saat mereka mendekati pantai Shabwa, sebuah provinsi Yaman di sepanjang Laut Arab.

Insiden itu mengakibatkan tenggelamnya sekitar 50 migran. Para migran telah berharap untuk mencapai negara-negara di Teluk melalui Yaman yang dilanda perang.

"Orang-orang yang selamat memberitahu rekan-rekan kami di pantai bahwa penyelundup mendorong mereka ke laut, ketika dia melihat beberapa 'tipe otoritas' di dekat pantai," kata Laurent de Boeck, kepala misi IOM Yemen.

"Mereka juga mengatakan kepada kami bahwa penyelundup telah kembali ke Somalia untuk melanjutkan usahanya dan meminta lebih banyak migran untuk dibawa ke Yaman dengan rute yang sama. Ini sangat mengejutkan dan tidak manusiawi," tambahnya.

Sesaat setelah tragedi tersebut, staf dari IOM menemukan kuburan dangkal dari 29 migran di pantai Shabwa selama patroli rutin. "Korban tewas secepatnya dikubur oleh orang-orang yang selamat dari tindakan mematikan penyelundup," kata IOM.

Badan migrasi tersebut mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Komite Palang Merah Internasional untuk memastikan perawatan yang tepat bagi sisa-sisa migran yang telah meninggal. 

Sumber:sindonews

No comments

Powered by Blogger.