Sempat Terdampar Di Batam TKW Asal Sukatani Purwakarta Sudah Kembali

ilustrasi
Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Purwakarta Tuti Nurhayati (37), akhirnya dapat berkumpul kembali bersama keluarganya di Kampung Bendul Rt 13/04 Desa Sukatani Kecamatan Sukatani. Setelah sebelumnya berangkat ke Malaysia dan terdampar di Kota Batam.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Tuti kini bisa kembali berkumpul dengan keluarganya setelah Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menugaskan bawahannya untuk segera menjemputnya.

Diketahui, Janda satu anak tersebut itu sempat viral di sosial media lantaran terlantar di Batam diduga dirinya sengaja dibuang sang majikan di negeri Jiran “Iyah sudah kami jemput kemarin dan sekarang sudah ada dirumahnya,” singkat Lalam Martakusuma. Rabu (2/8/2017).

Meski begitu, Tuti enggan menceritakan secara jelas terkait nasib naas yang menimpa dirinya. Hanya saja, saat ini ia mengaku sangat bersyukur sudah berhasil pulang dengan selamat. “Alhamdulillah bisa kumpul bareng keluarga lagi,” ujarnya.

Sementara menurut keterangan Udin Tarhudi (75) orang tua Tuti, menceritakan bahwa anaknya sudah pergi dari rumah sejak dua tahun silam. Tuti diajak salah satu sponsor asal desa tetangga untuk diperkerjakan sebagai pembantu rumah tangga di negeri Jiran.

“Saya dapat kabar bahwa Tuti terlantar karena dibuang majikan ditempat ia bekerja. Untungnya ada orang yang peduli sama Tuti lalu mengurusnya selama berada di Batam,” terangnya.

Kepergian Tuti berangkat ke luar negeri bukan kali pertama, sebelumnya, lanjut ia, Tuti juga sudah tiga kali pulang pergi mencari rezeki di timur tengah. “Ke Saudi Arabiah sudah 3 kali terus sempat menganggur dirumah selama berbulan-bulan lalu berangkat lagi bekerja di Malaysia, “jelas ia.

Meski begitu, Udin enggan mempersoalkan pihak sponsor yang telah mengakibatkan anak ke 5 nya terlantar. Hanya saja kedepan ia akan melarang keras Tuti untuk kembali bekerja diluar negeri. “Ya kedepan gak boleh dia pergi biar cari nafkah disini saja,” ujarnya.

Sumber:purwakartapost

No comments

Powered by Blogger.