Tanpa Perlawanan, 2 Tersangka Pengeroyok dan Pembakar Pria Mengaku Menyesal

Tersangka Pengeroyokan dan Pembakaran


      Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Rizal Marito mengungkapkan,kronologi penangkapan dua tersangka pengeroyokan dan pembakaran terhadap pria yang diduga mencuri mesin amplifier musala, Joya (30) di Muara Bakti, Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa 1 Agustus 2017.



"Dari pemeriksaan 9 saksi, kami pun didapati ada 7 orang pelaku yang terlibat dalam peristiwa penganiayaan terhadap korban yang diduga mencuri mesin amplifier musala. Selanjutnya, kami pun melakukan pengejaran untuk menangkap mereka," jelas Rizal, Senin.

Selanjutya, polisi bergerak menangkap SU (40) dan NA (39) dirumah mereka masing-masing. Saat diringkus, kedua pelaku pasrah tanpa ada perlawanan.

"SU diketahui bekerja sebagai sekurity, dan merupakan warga di wilayah Tambelang. Sedangkan, NA seorang wiraswasta yang berdagang tidak jauh dari lokasi. Mereka kami amankan dirumahnya edang istirahat tanpa perlawanan," sambungnya.

Kepada petugas, mereka pun sudah mengakui dan menyesali perbuatannya. Meski begitu, perbuatan mereka tetap diproses sebagaimana hukum yang berlaku. 

"Perbuatan melanggar hukum tetap ada sanksinya. Apalagi ini menyangkut hilangnya nyawa seseorang," ujar Rizal.

Rizal menambahkan, pihaknya masih memburu lima tersangka lainnya. Tersangka yang buron, berperan sebagai penyiram bensin hingga yang menyulutkan api ke tubuh korban, dan memukul korban dengan benda tumpul.

"Kami juga minta agar tersangka menyerahkan diri karena perbuatannya sangat merugikan bahkan menghilangkan nyawa orang lain," tandasnya. 

Sumber : Kompas

No comments

Powered by Blogger.