TKI di Malaysia Mau Pulang ke Madura Bawa Sabu 1,9 Kilogram


Petugas keamanan Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1.940 gram. Narkoba tersebut dibawa oleh salah seorang penumpang yang bekerja di Malaysia, yakni MS (53), warga Madura, Jawa Timur.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Kepala KPPBC TMP Juanda Surabaya Muhammad Mulyono menjelaskan, tersangka MS ditangkap, Selasa (22/8) oleh petugas keamanan yang ada di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Saat itu tersangka yang tercatat sebagai penumpang AirAsia dengan nomor penerbangan XT 393, dengan rute Johor, Malaysia ke Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Begitu pesawat melakukan landing di Surabaya, semua penumpang harus menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas yang ada di Terminal Bandara Juanda. Seperti Aviation Security (Avsec), Satgaspam (satuan tugas pengamanan) Polisi Militer TNI Angkatan Laut (Pomal) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai Tipe Madya Pabean Juanda, melakukan pemeriksaan semua barang yang dibawa penumpang.

Baik itu pemeriksaan barang bawaan melalui x-ray, metal detector, maupun secara manual dengan memeriksa seluruh tubuh penumpang, termasuk tersangka MS. Kebetulan, saat melalui x-ray, petugas mencurigai tas warna hitam milik MS, terlihat ada kantong plastik yang tidak seharusnya berada di tas paling bawah.

"Saat tersangka dibawa ke kantor pos satgaspam diperiksa secara manual tidak ditemukan. Kemudian, tas yang dicurigai diperiksa dan dibongkar, petugas menemukan dua kantong serbuk putih yang beratnya sekitar 1.940 gram di bawah tas. Waktu dilakukan uji laboratorium serbuk putih itu mengandung zat methampethamine atau sabu," terang Mulyono, Selasa (29/8).

Narkoba sabu seberat 1.940 gram jika dirupiahkan, nilainya sebesar Rp 3 miliar. Dalam penggagalan penyelundupan, narkoba ini rencananya akan dikirim ke daerah Madura.

Petugas setidaknya telah berhasil menyelamatkan 9.700 jiwa orang dari penyalagunaan narkoba. Perhitungannya, satu gram dikonsumsi 5 orang pengguna narkoba, kemudian dikalikan 1.940 gram.

"Kini tersangka kita serahkan ke Reskoba Polda Jawa Timur untuk dilakukan pengembangan menangkap jaringannya yang ada di Madura," ucapnya.

Sumber:merdeka

No comments

Powered by Blogger.