Tragis , Pria Ini Tewas Dibakar Massa Karena Diduga Curi Amplifier


Ilustrasi

      Sebagai negara hukum, sudah pasti segala perkara pidana harus menempuh prosedur sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku. Namun tidak bagi warga Desa Muara Bakti, Bekasi. Belum lama ini viral diberitakan bahwa seorang pria meninggal setelah dibakar massa!



Mulanya pria berinisial MA ini diduga sebagai pelaku pencurian amplifier musala di kampung Muara Bakti tersebut. Sempat santer diberitakan di sosial media bahwa MA merupakan korban salah sasaran pembakaran warga. Untuk mengatasi kesalahpahaman ini, polisi memberikan penjelasan.

"Ada laporan polisinya. Hasil penyelidikan menyebutkan bahwa korban yang dibakar massa ini adalah pelaku pencurian amplifier Musala," jelas Rizal Marito Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi dikutip dari merdeka.com.

Sebelum aksi main hakim sendiri yakni pembakaran korban, polisi pun mengaku telah melakukan penyelidikan dengan melibatkan keterangan saksi. Kejadian pun berlangsung saat si pelaku ketahuan memboyong amplifier menggunakan sepeda motor.

Warga pun berbondong-bondong mengepung pria berusia 30 tahun ini. Sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang, MA sukses ditangkap warga, dikeroyok, dan dibakar. Selain memproses insiden pencurian ini, polisi tidak tinggal diam dengan insiden pengeroyokan.

"Kita tidak boleh main hakim sendiri karena negara kita berdasarkan hukum," ujar Polsek Babelan, Asep. Sementara itu pengakuan tetangga MA menepis tuduhan pencurian amplifier ini.

"Dia tukang servis elektronik, aktivitasnya memang tukang servis. Orangnya sering ke sana (Kampung Muara Bakti), salatnya rajin," bela tetangganya. Well, fakta-fakta soal MA memang masih membingungkan tapi apapun itu tindakan main hakim sendiri bukanlah hal yang patut dilakukan ya KLovers.

Sumber : Kapanlagi

No comments

Powered by Blogger.