Tuli Sesaat Setelah Makan Makanan Pedas? Ini Alasannya

Ilustrasi

       Para penyuka makanan pedas mungkin pernah kebablasan menambahkan sambal atau cabai dalam makanan mereka. Selain merasakan sensasi terbakar di mulut dan banjir keringat, gejala tuli juga bisa dialami.


Hal ini seperti yang pernah dirasakan oleh seorang vlogger kuliner "Awesome Eats", Ben Sumadiwiria, saat mencicipi mi terpedas di Indonesia. Setelah melahap beberapa sajian mi dengan 100 cabai rawit, ia mengaku mulutnya melepuh dan pendengarannya hilang sesaat.

"Saya tidak bisa mendengar apa-apa, 'man'," katanya dalam video yang viral tahun lalu.

Dilansir dari Zeenews, Selasa (15/8/2017), para ahli pun menemukan alasan di balik kemungkinan tuli sesaat akibat mengonsumsi terlalu banyak cabai.

Mereka mengatakan bahwa ini terjadi ketika gangguan terjadi pada saluran antara tenggorokan dan telinga, yang dikenal sebagai tabung Eustachius. Saluran tersebut fungsinya membantu menyamakan tekanan di telinga bagian dalam.

"Ketika hidung mulai menghasilkan banyak lendir akibat efek dari makanan pedas, produksi lendir yang banyak tersebut bisa menghalangi saluran Eustachius," jelas Michael Goldrich, dari Johnson University Hospital di Amerika Serikat.

Efek dari penyumbatan tersebut akan membuat orang merasa bahwa fungsi pendengaran mereka menurun. Ini adalah fenomena yang juga terjadi pada orang sedang menderita flu berat, kata Goldrich.

"Mengkonsumsi makanan mengandung capsaicin yang sangat tinggi bahkan bisa membuat tenggorokan atau mulut melepuh," tambah Paul Bosland dari New Mexico State University, kepada Live Science.



Sumber : Detik health

No comments

Powered by Blogger.