Bahaya! Kandungan Ini Akan Membuat Iritasi Kulit Cantikmu


Setiap orang memiliki rutinitas perawatan kulit dan produk yang berbeda-beda, dengan harapan menjaga kulit yang sehat atau menyembuhkan kondisi kulit tertentu. Namun apakah kamu memahami produk yang kamu gunakan dengan baik? Jangan sampai kandungan yang terdapat di skin care kamu, bukannya memperbaiki kulit, tapi malah mengiritasi.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak, kandungan yang bersifat iritan akan memperburuk kondisi kulit dan mengakibatkan semakin banyak jerawat yang muncul. Bagi kulit kering, dampaknya adalah kulit akan menjadi mengelupas dan terlihat kusam. Maka dari itu, untuk menjaga kulit agar halus, cerah, dan sehat, perhatikan beberapa kandungan di bawah ini yang lebih baik kamu hindari, terutama apabila kamu memiliki kulit yang sensitif.

1. Paraben

Kini sudah semakin banyak brand kecantikan yang mempromosikan produknya yang bebas paraben. Sudah diketahui secara umum bahwa paraben berbahaya bukan hanya bagi kulit, namun juga kesehatan kamu dan juga lingkungan. Paraben biasa digunakan sebagai bahan pengawet untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur pada produk kosmetik, namun kandungan yang terdapat di dalam paraben terbukti dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

2. Pewangi

Menurut seorang dermatologis asal New York, David Bank, pewangi adalah penyebab nomor satu alergi pada kulit. Pewangi yang dimaksud adalah senyawa kimia yang dimasukkan ke dalam produk kecantikan agar memiliki wangi yang lebih menarik. Apabila kamu tidak mencium wangi pada produk skin care, bukan berarti produk tersebut bebas dari pewangi buatan. Beberapa pewangi buatan digunakan bukan untuk memberikan harum, namun untuk menyamarkan bau kimia yang tidak sedap. Kulit yang sensitif dengan kandungan pewangi buatan dapat menjadi merah, gatal, dan dalam kasus yang parah, menjadi bengkak.

3. Sodium Lauryl Sulfate (SLS)
Kandungan yang satu ini sering hanya disebut sebagai sulfat. Sulfat adalah kandungan pembersih yang paling iritan, yang dapat ditemukan pada sabun mandi, pembersih wajah, dan shampoo. Hanya dengan 2%-5% pada produk dapat  menimbulkan reaksi sensitif pada kulit kebanyakan orang seperti kemerahan, kulit kering, dan munculnya ruam.

Bahan Alami Bukan Berarti Sepenuhnya Aman

Apakah kamu khawatir dengan perawatan kulit yang terbuat dari bahan kimia dan memilih untuk menggunakan produk berbahan alami? Bahan alami, bukan berarti pasti 100% cocok untuk kulit ya. Beberapa bahan alami pun perlu digunakan dalam kadar yang tepat atau dihindari jika tidak cocok untuk jenis kulit kamu. Apa saja yang perlu diwaspadai?

1. Citrus
Buah yang masuk ke dalam golongan citrus adalah segala jenis jeruk, lemon, dan juga grapefruit. Produk yang memiliki ekstrak citrus atau citrus oil memiliki wangi yang ringan dan segar, namun dapat mengiritasi kulit. Hal ini dikarenakan apabila kandungan citrus terekspos dengan udara dan matahari, maka akan timbul proses oksidasi pada buah citrus yang mengiritasi kulit, meningkatkan risiko kulit terbakar dan menimbulkan dermatitis (ruam gatal kemerahan).

2. Peppermint dan Mentol

Gunakanlah kandungan peppermint dan mentol hanya pada odol dan permen kamu. Beberapa orang menyukai bagaimana efek dingin dan segar yang diberikan oleh peppermint dan mentol pada kulit, namun hal tersebut ternyata bisa mengiritasi kulit. Apabila kamu secara rutin menggunakan peppermint atau mentol pada kulit, akan timbul peradangan yang mungkin awalnya terjadi pada bagian dalam kulit, tidak terlihat oleh mata. Selain itu, mentol adalah bagian dari keluarga alkohol yang dapat memberikan efek kering pada kulit.

3. Lavender

Bagaimana mungkin lavender berbahaya untuk kulit melihat banyaknya produk di luar sama yang menggunakan wangi atau ekstrak lavender? Jawabannya, mungkin! Walau jarang terjadi, tapi ada sebagian orang yang alergi atau tidak cocok dengan lavender. Lavender mengandung linalyl acetate, yang seperti dengan citrus, akan teroksidasi apabila terekspos dengan udara sehingga akan menimbulkan reaksi iritan. Reaksi tersebut tidak lansung muncul dalam sekali pemakaian, namun perlahan mengganggu kesehatan kulit dari dalam.

Nah, mulai sekarang ayo lebih waspada dan awas terhadap kandungan produk-produk yang yang kamu taruh pada wajah, terutama yang rutin digunakan. Bacalah kandungan yang ada di dalam skin care kamu dan jangan lupa melakukan patch test sebelum menggunakan produk baru.

Sumber:vemale

No comments

Powered by Blogger.