Hina TKI sebagai Babu Hidup dari Belas Kasihan Majikan, Akun Diduga Milik PNS Ini Panen Kecaman

sumber photo:suratkabar
Beberapa waktu terakhir, viral di media sosial, khususnya Facebook sebuah akun yang diduga milik seorang PNS yang memancing kemarahan dari warganet, khususnya para buruh migran atau yang lebih familiar Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

https://line.me/R/ti/p/%40tokoindoroyal


Akun yang diduga milik seorang PNS itu dianggap sangat merendahkan profesi TKI. Unggahan yang memang sebenarnya tidak pantas diposting oleh abdi negara. Begini stasusnya.

“Kalian para baru

Hidup di bawah garis kemiskinan, sampai reka meningalkan keluarga, kerja menjadi babu di negara lain. Apa masih ada yang tersisa dari diri kaliaan kecuali keinginan untuk mencari uang biar gak miskin? Pendidikan minim, ketrampilan hanya menjadi babu. Mbok ya jangan kebanyakan gaya bicara ini itu. Toh semua tau level seorang babu, tetaplah babu, hidup dari belas kasihan majikan Makan sisa makanan majikan, barang” pakai bekas majikan

Apa yang bisa kaliang banggakan?”

Salah satu warganet yang tidak terima dengan apa yang diposting oleh akun berinisial AS tersebut adalah Laimatul Qudsy. Begini unggahan dari Laimatul Qudsy yang disertai dengan screenshot unggahan akun yang diduga milik PNS tersebut,

“Yg terhormat bapak guru.AS, Klo pengen HITZ gg PERLU ngejatuhin yg lain pak. Masio BABU tapi saya bangga dg pekerja’an Halal ini pak. Dan BABU juga gg SEMIRIS Yg bapak Bilang.

Meski saya babu gg punya pendidikan TINGGI kayak bapak Tpi alkhamdulillah otak ini masih bisa berfungsi dan belajar banyak bahasa pak…..Dan aklhamdulillah juga MAJIKAN gg pernah ngasih BArang sisa, bekas,dan yg gg layak untuk manusia pak. Sepertinya mulut bapak AS butuh makan
Biar ada aktifitasnya”

Sontak unggahan dari akun Laimatul Qudsy itu mendapatkan tanggapan yang beragam dari netizen. Menurut pantauan Suratkabar.id, unggahan tersebut sudah di like lebih dari 1,4 ribu orang dan dishare puluhan kali.



Setelah dilakukan penelusuran, akun yang diduga PNS itu sudah tidak ada. Namun sebelumnya seperti yang dilansir dari Suarabumi.net, akun tersebut dikritik oleh beberapa netizen yang kurang setuju dengan pendapatnya. Namun lagi-lagi ia malah menantang balik.

“Ini tantangan bukan khusus buat kamu melainkan untuk semua member aktif grup ini. Jika ada yang lebih tampan, mapan dan beriman dari saya. Saya kasih 1 juta dengan catatan lampirkan foto pribadi beserta bionya” tulisnya dalam sebuah komentar.

Sampai saat ini belum ada kepastian siapa sebenarnya pemilik akun tersebut, apakah memang benar seorang PNS atau diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber:suratkabar

No comments

Powered by Blogger.