Mau Nikah Malah Dibacok Calon Suami


Ilustrasi

     Nasib apes dialami Neni Agustin, calon pengantin berumur 16 tahun, asal Desa Dawung, Kabupaten Ngawi.



Gadis yang baru berumur 16 tahun tersebut, kini sekarat di Puskesmas Jogorogo, setelah ditebas parang oleh Mudiono, calon suaminya.

Tiga anggota keluarganya juga ikut menjadi serangan golok Mudiono, yakni Sumiyati, ibu Neni, dan Prawiro Sikas, kakek Neni serta Sumiyem, tetangga Neni.

Kejadian bermula saat, Mudiono berkunjung ke rumah Neni dengan diantar temannya memakai sepeda motor.

Tanpa diketahui penyebabnya, Mudiono mengamuk di dalam rumah.

Mudiono kemudian menyerang Neni dan Sumiyati serta Prawiro Sikas dengan sebilah golok.

Setelah menyerang ketiga korban, Mudiono membakar kasur di salah satu kamar, dengan niat membakar rumah.

Mendengar jeritan, Sumiyem, seorang kerabat sekaligus tetangga, mendatangi rumah korban.

Namun, dia justru diserang oleh Mudiono, masih dengan sebilah golok. Berusaha menangkis serangan, tangan Sumiyem mengalami luka parah.

Setelah menyerang ketiga korban, Mudiono kemudian meninggalkan kampung sambil membawa golok bersimbah darah.

Pemuda asal Desa Macanan tersebut, melarikan diri menuju hutan lereng Gunung Lawu.

Warga berupaya membawa ketiga korban, Neni tergeletak dalam rumah, sedang Sumiyem dan Prawiro Sikas ditemukan warga sedang mencari pertolongan di luar rumah.

Sementara itu, Sujarino, ayah Neni Agustin langsung pingsan saat mengetahui kejadian tragis tersebut.

Lelaki itu selamat dari serangan calon menantunya, karena saat kejadian sedang di luar rumah untuk bekerja.

Sujarino, kemudian dirawat tetangganya karena menderita gangguan psikologis setelah peristiwa itu.


Sumber : JPNN

No comments

Powered by Blogger.