Melawan Saat Akan Dicabuli, Bocah India Dibunuh di Toilet Sekolah


Ilustrasi


      Kasus pembunuhan seorang bocah laki-laki di sekolah India telah memicu kemarahan ratusan orang tua murid. Bocah berusia 7 tahun ini dihabisi nyawanya karena melawan saat akan dicabuli oleh sopir bus sekolah. 



Seperti dilansir AFP, Senin (11/9/2017), ratusan orang tua murid menyerbu Ryan International School di Gurgaon pada Jumat (8/9) lalu, setelah jenazah bocah laki-laki bernama Pradyuman Thakur itu ditemukan di dalam toilet sekolah dengan kondisi leher tergorok.

Kepolisian setempat menuturkan, bocah itu diserang dengan pisau setelah melakukan perlawanan saat akan dicabuli di dalam toilet sekolah. Seorang sopir bus sekolah tersebut telah ditangkap terkait pembunuhan keji ini. 


"Pelaku telah mengakui kejahatannya saat diinterogasi," terang Deputi Komisioner Kepolisian Gurgaon, Simardeep Singh, kepada AFP.

Singh menuturkan bahwa setelah bocah itu melakukan perlawanan, pelaku memutuskan untuk membunuh bocah itu untuk menutupi kejahatannya. 

Identitas pelaku tidak dirilis ke publik, namun polisi menyebut pelaku sudah dipekerjakan oleh pihak sekolah sebagai sopir bus sekolah selama 8 bulan terakhir.

Dampak dari kasus ini, para orang tua murid dari nyaris 1.000 murid mendatangi sekolah internasional tersebut pada Sabtu (9/9) waktu setempat. Mereka menyerbu sekolah untuk meminta pengelola sekolah ditangkap terkait kasus ini. Ratusan polisi lengkap dengan perlengkapan antihuru-hara dikerahkan untuk menjaga gedung sekolah tersebut. 

Sehari sebelumnya, atau pada Jumat (8/9) waktu setempat, sempat terjadi aksi kekerasan di dalam sekolah tersebut dengan kursi dan lemari yang ada di dalam ruang kelas dirusak oleh orang tua murid yang merasa marah atas kasus pembunuhan itu.

Pihak pengelola sekolah telah menonaktifkan kepala sekolah internasional tersebut dan berjanji akan bekerja sama dalam penyelidikan kepolisian. Otoritas setempat menyatakan, pihaknya telah menyelidiki keamanan di sekolah tersebut dan bagaimana kasus ini bisa terjadi.


Sumber : detik

No comments

Powered by Blogger.